Padang, Rakyatterkini.com – Lalu lintas di kawasan Kelok S Panorama, Kota Padang, sempat tersendat pada Selasa pagi (19/5) akibat sebuah truk yang mengalami kerusakan di tengah jalan. Untuk mengatasi situasi tersebut, pihak kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup jalur.
Gangguan tidak hanya disebabkan oleh truk yang berhenti, tetapi juga karena adanya tumpahan semen yang tersebar di badan jalan. Kondisi ini membuat arus kendaraan dari dua arah menjadi terhambat.
Kejadian berlangsung saat aktivitas pagi mulai ramai, sehingga antrean kendaraan pun tak terhindarkan di sekitar lokasi. Petugas dari Satlantas Polresta Padang segera turun ke lapangan guna mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin meluas.
Rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup diterapkan agar kendaraan dapat melintas secara bergantian dari masing-masing arah. Langkah ini dinilai efektif untuk menjaga kelancaran arus di tengah kondisi jalan yang terbatas.
Tumpahan semen di jalan juga dianggap berisiko bagi pengendara, khususnya sepeda motor. Oleh karena itu, petugas mengingatkan pengguna jalan untuk memperlambat laju kendaraan demi menghindari kecelakaan.
Berdasarkan informasi di lokasi, truk tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan karena mengalami kerusakan, sehingga terpaksa berhenti di jalur utama. Hal ini menyebabkan sebagian badan jalan tertutup dan memicu kepadatan kendaraan.
Petugas kemudian melakukan pengamanan di sekitar lokasi sembari menunggu proses evakuasi truk selesai. Pembersihan material semen juga dilakukan agar jalan kembali aman untuk dilalui.
Seorang warga setempat, Andi, menyebut antrean kendaraan sempat memanjang akibat pengaturan lalu lintas yang dilakukan petugas. Ia mengatakan sistem buka-tutup diberlakukan karena adanya truk rusak dan tumpahan semen di jalan.
Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Riwal Maulidinata, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat melintasi kawasan tersebut serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.(da*)


