Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Perumda Air Minum Tirta Anai kini menjadi salah satu rujukan bagi perusahaan daerah pengelola air bersih di wilayah Sumatera berkat keberhasilan inovasi layanan berbasis digital yang mereka kembangkan.
Keberhasilan tersebut membuat PDAM Tirta Sako Batuah tertarik melakukan kunjungan studi tiru untuk mempelajari langsung sistem yang diterapkan di Padang Pariaman.
Direktur Utama Perumda Tirta Anai, Aznil Mardin, menjelaskan bahwa saat ini seluruh sistem kerja di perusahaannya telah terintegrasi secara digital, mulai dari pelayanan pelanggan, pengelolaan sumber daya manusia, hingga aktivitas kehumasan.
“Semua sistem kami kelola secara mandiri tanpa melibatkan pihak ketiga. Ini dikerjakan oleh tim internal Perumda Tirta Anai dengan dukungan OPD terkait serta dukungan penuh dari Bupati Padang Pariaman,” ujar Aznil saat menerima rombongan dari Jambi, Rabu (6/5/2026).
Ia menambahkan, terdapat sekitar 10 inovasi utama yang sudah diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Salah satunya adalah SICIGIN (Cepat, Informatif, Gigih, Ikhlas, dan Tuntas), yaitu sistem respons cepat terhadap pengaduan masyarakat terkait layanan air bersih.
Selain itu, terdapat juga SIMPEK (Sistem Informasi Kepegawaian) dan SIPINGGAN (Sistem Informasi Pelanggan). Sistem SIPINGGAN ini berbasis pemetaan digital yang menghubungkan laporan pelanggan dengan petugas lapangan secara langsung dan real-time.
Inovasi lainnya adalah SIKOMIK (Sistem Penagihan) yang digunakan untuk mendukung digitalisasi administrasi keuangan dan proses penagihan.
“Melalui SIPINGGAN, setiap laporan yang masuk bisa dipantau hingga tahap penyelesaian oleh petugas. Masyarakat juga dapat mengetahui perkiraan waktu penanganan keluhannya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Bidang Umum dan Keuangan PDAM Tirta Sako Batuah, Jendarsih, mengaku terkesan dengan sistem yang diterapkan di Perumda Tirta Anai. Ia menilai kepemimpinan yang inovatif menjadi faktor penting dalam keberhasilan transformasi layanan tersebut.
“Banyak hal yang kami pelajari, mulai dari sistem pengawasan, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan media sosial. Ini akan menjadi referensi penting bagi kami di Sarolangun,” ungkapnya.
Menurutnya, penerapan inovasi yang konsisten serta disiplin dalam aturan internal sangat membantu meningkatkan sistem pengawasan dan tertib administrasi, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan kunjungan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat kerja sama antar daerah dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih demi kesejahteraan masyarakat.(da*)


