Notification

×

Iklan

Solok Selatan Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Dukungan Pusat

Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB Last Updated 2026-05-25T14:14:00Z


Solsel, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Khairunas dan Wakil Bupati, Yulian Efi terus berupaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. 

Salah satu langkah yang ditempuh adalah menjalin dukungan dari pemerintah pusat guna mendorong kemandirian pangan di daerah.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Solok Selatan, Admi Zulkhairi, menyampaikan bahwa pada tahun ini terdapat empat program utama yang sedang dipacu. 

Program tersebut bertujuan memastikan kelompok tani memiliki fasilitas serta sarana produksi yang memadai. Saat ini, satu program masih dalam tahap penentuan calon penerima manfaat.

Ia menjelaskan, pihaknya terus berupaya mendapatkan tambahan pendanaan dari pemerintah pusat sebagai solusi atas keterbatasan anggaran daerah (APBD), sekaligus untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Pada tahun ini, Solok Selatan berhasil memperoleh dukungan anggaran pusat untuk sektor pertanian, salah satunya melalui program Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) dengan nilai mencapai Rp2,55 miliar. 

Program ini mencakup berbagai kegiatan, seperti optimalisasi jaringan irigasi untuk delapan kelompok tani, pembangunan dam parit bagi sepuluh kelompok, serta kegiatan Lapom untuk tiga kelompok tani.

Selain itu, terdapat program pencetakan sawah baru seluas 140 hektare dan optimalisasi lahan non-rawa seluas 500 hektare dengan total anggaran sekitar Rp9,1 miliar.

Di sektor hilirisasi perkebunan, pemerintah juga mengalokasikan dana sebesar Rp8 miliar untuk pengembangan komoditas unggulan. Rinciannya meliputi kopi robusta seluas 500 hektare, kopi arabika 150 hektare, serta kakao seluas 150 hektare.

Sementara itu, untuk program ketahanan pangan, saat ini tengah dilakukan pendataan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) penerima bantuan. Komoditas yang menjadi fokus antara lain jagung dengan target lahan 1.000 hektare dan durian seluas 20 hektare.

Admi menambahkan, dukungan dari pemerintah pusat yang diperoleh melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian merupakan wujud komitmen pimpinan daerah dalam memperkuat sektor pertanian. 

Bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap dan tepat sasaran guna meningkatkan ketahanan dan kemandirian pangan di Solok Selatan.

Upaya ini diharapkan dapat bermuara pada terciptanya kemandirian pangan daerah, dengan dukungan penuh pemerintah melalui penyediaan sarana, prasarana, serta bantuan lainnya bagi kelompok tani.

Di sisi lain, Kepala Bidang Perikanan, Bismar Yanzer, menyebutkan pihaknya juga sedang mendata kelompok pengelola perikanan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung ketersediaan bahan baku bagi program MBG melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Hingga kini, baru sembilan KDMP yang telah melengkapi dokumen dan mengajukan permohonan bantuan program perikanan dari DPKPP Solok Selatan. (aa)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update