Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang tukang tambal ban bernama Panji Suherman menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di bengkel miliknya yang berlokasi di Jalan Pandanaran, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026).
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Bahkan, satu peluru gotri masih tertanam di pipi kirinya.
Saat ini, kondisi Panji dilaporkan stabil dan ia tengah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di wajahnya. Di sisi lain, kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta memburu pelaku yang kabur usai melakukan penembakan.
Panji menceritakan, kejadian bermula ketika dirinya sedang beristirahat di bengkel sembari memainkan telepon genggam. Tanpa disadari, seorang pria masuk secara diam-diam dan langsung mengarahkan senjata ke tubuhnya.
Korban sempat mengira pria tersebut merupakan orang yang dikenalnya. Namun, saat hendak bangkit dari posisi berbaring, pelaku langsung melepaskan tembakan sebanyak lima kali.
"Saya lagi tiduran sambil main HP, tiba-tiba ada yang masuk diam-diam lalu menodongkan pistol, saya kira teman ternyata gak kenal. Pas saya mau bangun langsung ditembak lima kali," ujar Panji.
Ia mengaku tidak mengetahui identitas penyerang karena wajah pria tersebut tertutup. Saat beraksi, pelaku disebut menggunakan helm dan masker sehingga sulit dikenali oleh korban.
"Pelaku pakai penutup wajah, jadi saya tidak mengenalinya," kata Panji.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menjelaskan, lima tembakan yang dilepaskan pelaku mengenai beberapa bagian tubuh korban. Luka tersebut terdapat di bagian pipi, hidung, dada, hingga belakang kepala.
"Pelaku langsung menembak sebanyak lima kali yang mengenai pipi, hidung, dada dan belakang kepala korban," ungkapnya.
Pihak kepolisian kini terus mendalami kasus tersebut, termasuk mencari tahu identitas pelaku dan motif di balik penyerangan. Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) juga telah melakukan langkah penyelidikan serta pengejaran terhadap terduga pelaku.
Dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan tiga butir peluru gotri yang diduga berkaitan dengan penggunaan senjata jenis airsoft gun.
"Saat ini tim satreskrim sedang melaksanakan penyelidikan dan pengejaran terhadap terduga pelaku," ujarnya.
"Kami amankan tiga peluru gotri di TKP yang biasa digunakan di senjata airsoft gun," tambahnya.
Kapolres menegaskan, berdasarkan informasi sementara, kondisi Panji cukup baik dan tidak ditemukan adanya barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut. Meski demikian, polisi masih mengumpulkan keterangan dan mendalami kronologi penembakan untuk memastikan penyebab serta motif pelaku melakukan aksinya.
"Korban dalam keadaan baik dan tidak ada yang hilang. Untuk motif masih dalam pendalaman," tutupnya.(da*)


