Notification

×

Iklan

Sidang Isbat Zulhijah 1447 H Digelar 17 Mei 2026

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:55 WIB Last Updated 2026-05-07T13:55:00Z

Petugas mengamati posisi hilal 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada 29 Zulkaidah 1447 H atau tepat pada 17 Mei 2026. 

Melalui sidang tersebut, pemerintah juga akan menetapkan waktu pelaksanaan Hari Raya Idul Adha bagi umat Islam di Indonesia.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa sidang isbat merupakan forum musyawarah yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi masyarakat Islam, hingga para ahli falak dan astronomi.

Menurutnya, proses penetapan awal Zulhijah dilakukan dengan menggabungkan metode hisab dan rukyat. Hisab digunakan untuk menghitung posisi hilal secara astronomi, sementara rukyat dilakukan melalui pemantauan langsung di sejumlah titik pengamatan di Indonesia.

Ia menuturkan, penggunaan dua metode tersebut bertujuan agar keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan perhitungan ilmiah, tetapi juga diperkuat dengan hasil pengamatan di lapangan.

Rangkaian kegiatan sidang isbat akan dimulai dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Seminar itu nantinya disiarkan secara terbuka agar masyarakat dapat mengikuti proses penentuan awal bulan Hijriah secara transparan.

Setelah seminar berlangsung, panitia akan mengumpulkan laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia, baik di bagian barat maupun timur.

Selanjutnya, Menteri Agama akan memimpin sidang isbat dengan mendengarkan masukan dari seluruh peserta sebelum pemerintah menetapkan secara resmi awal Zulhijah 1447 Hijriah.

Berdasarkan data sementara, posisi hilal diperkirakan telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS. Tinggi hilal disebut berada di atas 3 derajat dengan elongasi lebih dari 6,4 derajat, sehingga secara teori memenuhi syarat imkan rukyat atau kemungkinan hilal dapat terlihat.

Meski demikian, Abu Rokhmad menegaskan bahwa data tersebut masih berupa prediksi dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah. Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat serta keputusan akhir sidang isbat.

Hasil sidang nantinya akan diumumkan melalui konferensi pers dan menjadi pedoman resmi pelaksanaan Idul Adha bagi umat Islam di Indonesia.

Sementara itu, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digunakan Muhammadiyah, Idul Adha 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Adapun Hari Arafah diprediksi berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, sedangkan 1 Zulhijah diperkirakan dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update