Notification

×

Iklan

Pemuda Padang Pariaman Selamatkan Lansia dari Sungai Meluap

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:05 WIB Last Updated 2026-05-04T23:08:07Z

Kadri terima penghargaan.

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com – Suasana sore di kawasan Jembatan Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, yang biasanya berlangsung tenang mendadak berubah tegang pada Minggu (3/5/2026).

Seorang warga lanjut usia bernama Afrizal Yatim (70), asal Korong Lubuk Napa, hampir kehilangan nyawa setelah mencoba menyeberangi Sungai Anduriang yang saat itu sedang meluap. Di tengah situasi panik warga, seorang pemuda bernama Kadri Maiwansyah (25) tampil melakukan aksi penyelamatan yang berani.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, aliran sungai meningkat drastis dengan kondisi air keruh akibat cuaca buruk. Demi keselamatan, dua rakit penyeberangan yang biasa digunakan warga dihentikan operasionalnya.

Namun, Afrizal yang baru pulang berdagang diduga tidak ingin menunggu lebih lama. Ia tetap nekat menyeberang dengan cara berpegangan pada tali sambil membawa barang dagangannya.

“Warga sebenarnya sudah memperingatkan korban agar tidak memaksakan diri menyeberang. Tetapi ketika berada di tengah sungai, korban kehilangan pegangan dan langsung terjatuh ke arus yang sangat deras,” kata Staf Nagari Anduriang, Rengga, Senin (4/5/2026).

Situasi semakin panik ketika tubuh Afrizal terbawa arus ke arah hilir. Melihat kondisi tersebut, Kadri yang merupakan warga Pati Kayu, Korong Padang Lapai, tanpa ragu langsung terjun ke sungai untuk melakukan pertolongan meski arus cukup berbahaya.

Dengan penuh risiko, Kadri berhasil menjangkau dan menahan tubuh Afrizal sebelum terseret lebih jauh ke bagian sungai yang lebih dalam dan berbahaya. Bersama bantuan warga lain yang berada di tepi sungai, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meskipun mengalami syok berat.

Aksi keberanian Kadri mendapat perhatian pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memberikan penghargaan khusus kepadanya dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Pendidikan Nasional di halaman kantor bupati, Senin (4/5/2026).

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan tindakan Kadri mencerminkan nilai kepedulian dan semangat gotong royong yang mulai jarang ditemukan.

“Ini bukan sekadar menyelamatkan satu orang, tetapi menunjukkan keberanian untuk bertindak ketika situasi darurat terjadi,” ujarnya.

Selain penghargaan resmi dari pemerintah daerah, Ketua TP PKK Padang Pariaman, Nita Azis, juga memberikan apresiasi secara pribadi berupa sebuah telepon genggam sebagai bentuk penghormatan atas keberanian Kadri. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update