Notification

×

Iklan

Pariaman Siapkan Agenda Besar Pariwisata dan Budaya 2026

Jumat, 15 Mei 2026 | 19:15 WIB Last Updated 2026-05-15T14:00:08Z

Geliat Pariaman di Pertengahan Mei: Dari Kembalinya “Car Free Night” hingga Persiapan Tabuik 2026

Pariaman, Rakyatterkini.com – Memasuki pertengahan Mei 2026, Kota Pariaman dan wilayah sekitarnya mulai diramaikan berbagai agenda penting yang menunjukkan geliat kembali sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga literasi. 

Pemerintah kota bersama masyarakat pun mulai bergerak aktif menyiapkan sejumlah kegiatan berskala nasional.

Berikut rangkuman peristiwa dan agenda wisata menarik yang berlangsung dalam sepekan terakhir di Kota Pariaman:

1. Puncak Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Digelar 28 Juni
Pemerintah Kota Pariaman telah menetapkan jadwal pelaksanaan event budaya unggulan, Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026. Kegiatan tahunan yang selalu menarik perhatian wisatawan ini akan dimulai pada 16 Juni 2026.

Prosesi puncak berupa ritual khas “Tabuik Naik Pangkat” yang ditutup dengan pelarungan ke laut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026. Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan kelancaran acara, termasuk pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.

2. Car Free Night Kembali Hidup, Diserbu Ribuan Warga
Setelah sempat berhenti selama tiga bulan, kegiatan Car Free Night (CFN) di kawasan Balaikota Pariaman kembali digelar pada Sabtu malam (9/5/2026).

Kegiatan ini langsung disambut antusias oleh masyarakat yang memadati lokasi. CFN kali ini menghadirkan berbagai hiburan, mulai dari pertunjukan musik lokal, fashion show busana adat kreasi oleh Cik Uniang Cik Ajo, hingga deretan kuliner yang melibatkan pelaku UMKM setempat.

3. HUT Ke-24 Pariaman Hadirkan UAS dan Program Literasi Religi
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-24, Pemerintah Kota Pariaman menyiapkan rangkaian kegiatan bernuansa religius dan budaya.

Salah satu agenda yang telah dipastikan adalah Tabligh Akbar dengan menghadirkan penceramah nasional, Abdul Somad. Selain itu, pemerintah juga akan meluncurkan program literasi keagamaan bertajuk “Pariaman Risalah” sebagai upaya memperkuat pemahaman religius masyarakat.

4. Lomba Bertutur Diikuti 71 Siswa, Dorong Literasi Anak
Di sektor pendidikan, sebanyak 71 pelajar tingkat SD/MI di Kota Pariaman ambil bagian dalam Lomba Bertutur Pariaman 2026.

Menurut Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca sekaligus menanamkan kecintaan terhadap cerita rakyat dan budaya lokal sejak dini. Upaya ini diharapkan mampu menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update