Notification

×

Iklan

Nelayan Pati Gelar Demo Tuntut Turunkan Harga BBM

Senin, 04 Mei 2026 | 18:45 WIB Last Updated 2026-05-04T11:45:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Ribuan nelayan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nelayan Besar Kabupaten Pati dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi pada Senin (4/5/2026). Aksi ini dipusatkan di Alun-alun Simpang Lima serta area Kantor Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Gelombang unjuk rasa tersebut datang dari nelayan wilayah Juwana dan sejumlah kawasan pesisir lainnya. Mereka menuntut pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) industri yang digunakan untuk aktivitas melaut.

Sejak pagi hari, kawasan pusat kota mulai dipenuhi massa aksi yang membawa berbagai aspirasi terkait tingginya biaya operasional penangkapan ikan. Para nelayan menilai harga solar saat ini menjadi persoalan utama yang sangat memengaruhi keberlangsungan pekerjaan mereka di laut.

Mereka menegaskan bahwa BBM bukan sekadar kebutuhan, melainkan faktor penentu apakah nelayan bisa melaut atau tidak. Ketika harga bahan bakar naik, biaya operasional ikut melonjak, sementara hasil tangkapan ikan tidak selalu mampu menutup pengeluaran yang dikeluarkan.

Kondisi tersebut membuat para nelayan mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah nyata untuk membantu menekan beban biaya melaut.

Menjelang aksi, Polda Jawa Tengah telah menyampaikan informasi terkait rencana unjuk rasa ini kepada masyarakat sebagai bentuk antisipasi. Kepolisian menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak demokrasi yang dilindungi undang-undang.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Pati dan sekitarnya bahwa pada 4 Mei 2026 akan ada kegiatan penyampaian aspirasi oleh elemen nelayan di Kabupaten Pati. Ini merupakan bagian dari hak demokrasi yang dijamin undang-undang,” ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Senin (4/5/2026).

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Ikuti informasi resmi dari kepolisian serta menyesuaikan aktivitas selama kegiatan berlangsung,” tambahnya.

Dengan adanya konsentrasi massa di sejumlah titik, arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi diperkirakan mengalami kepadatan. Pengguna jalan diimbau untuk menghindari kawasan Alun-alun Simpang Lima dan Kantor Pemkab Pati.

“Kami sarankan masyarakat menghindari titik-titik aksi serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar kegiatan dapat berjalan tertib dan lancar,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update