Notification

×

Iklan

Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Tulungagung

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:21 WIB Last Updated 2026-05-30T01:21:00Z

Petugas Inafis Polres Tulungagung mengevakuasi mayat wanita tanpa kepala di Pantai Cemoro Sewu. 

Jakarta, Rakyatterkini.com - Warga Dusun Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas pada Jumat pagi (29/5/2026). Jenazah tersebut ditemukan tergeletak di kawasan tepi Pantai Cemoro Sewu sekitar pukul 05.00 WIB oleh warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.

Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat, sebelum diteruskan ke unsur Forkopimcam, Pos TNI AL, Polairud, serta instansi terkait lainnya. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung dan tim forensik dari RSUD dr Iskak Tulungagung langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Kalidawir, Iptu Bambang Kurniawan, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, korban dipastikan berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 20 hingga 30 tahun.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah tidak mengenakan pakaian bagian atas. Di tubuh korban hanya tersisa dua pakaian dalam, yakni celana pendek warna abu-abu bertuliskan “Manchester City 555” serta celana dalam warna abu-abu merek Davero.

Pihak kepolisian juga menyebut kondisi jasad sudah mengalami kerusakan cukup parah, bahkan bagian kepala dan tubuh dalam keadaan terpisah. Dugaan sementara, kondisi tersebut terjadi akibat benturan keras dengan tebing atau hempasan ombak laut selatan yang besar selama beberapa waktu.

Dari tingkat pembusukan yang terlihat, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari satu minggu sebelum akhirnya jasadnya terbawa arus dan terdampar di pantai.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah kemudian dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD dr Iskak Tulungagung guna dilakukan pemeriksaan post mortem. Proses ini dilakukan untuk membantu mengidentifikasi identitas korban serta mengungkap penyebab pasti kematiannya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur, apabila merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dengan ciri-ciri yang disebutkan, agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi pihak rumah sakit tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update