Notification

×

Iklan

Massa Bakar Pondok Pesantren di Mesuji Lampung

Senin, 11 Mei 2026 | 23:36 WIB Last Updated 2026-05-11T16:36:00Z

Sejumlah bangunan pondok pesantren di Mesuji, Lampung ludes dibakar massa 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sejumlah bangunan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Jadid yang berada di Desa Tanjung Mas Jaya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung, hangus terbakar akibat amukan massa pada Sabtu (9/5/2026) dini hari. Insiden ini diduga dipicu oleh kembalinya pengasuh pondok yang sebelumnya tersangkut kasus dugaan asusila.

Rekaman video kejadian tersebut sempat ramai beredar di media sosial. Dalam video itu terlihat api dengan cepat melalap bangunan berbahan kayu serta berbagai fasilitas di dalam pesantren. Tidak hanya membakar, massa yang tersulut emosi juga merusak sejumlah sarana lainnya, termasuk dengan melempari kaca menggunakan batu dan kayu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya, menjelaskan bahwa kemarahan warga dipicu oleh kembalinya pengasuh sekaligus pemilik pesantren berinisial MFS ke lokasi tersebut.

Sebelumnya, MFS telah diminta meninggalkan lingkungan pesantren oleh warga setempat setelah muncul dugaan kasus asusila terhadap salah satu santri. Namun, kehadirannya kembali di area pondok memicu kemarahan warga hingga berujung pada aksi pembakaran.

“Aksi ini diduga dipicu kembalinya pengasuh berinisial MFS ke lingkungan pondok. Padahal sebelumnya yang bersangkutan sudah diminta pergi oleh warga karena dugaan kasus asusila,” ujar Budiman Jaya, Senin (11/5/2026).

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Saat kejadian, area pesantren dilaporkan dalam keadaan kosong tanpa aktivitas santri.

Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar karena banyak bangunan dan fasilitas yang rusak berat hingga rata dengan tanah.

Saat ini situasi di Desa Tanjung Mas Jaya telah berangsur kondusif. Namun, aparat kepolisian dari Polres Mesuji masih berjaga di sekitar lokasi guna mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi juga telah memasang garis pengaman di area bangunan yang terbakar. Selain itu, pihak kepolisian masih mendalami identitas para pelaku yang diduga memprovokasi aksi tersebut, sekaligus menindaklanjuti laporan terkait dugaan asusila yang menjadi pemicu utama peristiwa ini.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update