Jakarta, Rakyatterkini.com – Mengetahui ciri-ciri kampas rem yang mulai aus sangat penting bagi setiap pengendara untuk menjaga keselamatan di jalan. Komponen ini berperan krusial dalam sistem pengereman, namun memiliki batas pemakaian dan akan menipis seiring penggunaan kendaraan.
Semakin intens mobil dipakai, semakin besar pula kemungkinan kampas rem mengalami keausan. Jika kondisi ini diabaikan, performa pengereman bisa menurun dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Berikut beberapa tanda kampas rem sudah saatnya diganti:
1. Terdengar Bunyi Decit Saat Mengerem
Suara berdecit saat pedal rem ditekan menjadi indikasi paling umum. Hal ini terjadi karena lapisan kampas sudah menipis sehingga menimbulkan gesekan antar logam. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat merusak sistem pengereman dan berpotensi menyebabkan rem tidak berfungsi optimal.
2. Daya Pengereman Menurun
Kampas rem yang masih baik akan menghasilkan pengereman yang kuat. Sebaliknya, kampas yang aus membuat jarak berhenti kendaraan semakin panjang, bahkan bisa bertambah beberapa meter pada kecepatan sedang. Situasi ini tentu meningkatkan risiko kecelakaan.
3. Pedal Rem Harus Ditekan Lebih Dalam
Jika pedal rem terasa lebih dalam atau berat saat diinjak, hal tersebut menandakan daya cengkeram kampas mulai berkurang. Perubahan ini bisa mencapai puluhan persen dari kondisi normal dan berpengaruh pada kenyamanan serta keamanan berkendara.
4. Muncul Getaran Saat Pengereman
Getaran saat mobil direm bisa menjadi tanda permukaan kampas sudah tidak rata. Akibatnya, gesekan dengan cakram tidak berlangsung sempurna. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa merusak komponen lain pada sistem rem.
5. Minyak Rem Berkurang
Penurunan volume minyak rem tanpa adanya kebocoran juga patut diwaspadai. Hal ini bisa menjadi indikasi bahwa kampas rem sudah menipis dan perlu segera diganti.
6. Velg Lebih Cepat Kotor
Kampas rem yang aus biasanya menghasilkan debu halus yang menempel di velg. Selain mengganggu tampilan, kotoran ini juga bisa berdampak pada komponen pengereman lainnya jika menumpuk.
Waktu Ideal Mengganti Kampas Rem
Penggantian kampas rem tergantung pada penggunaan kendaraan. Untuk mobil yang digunakan sehari-hari di perkotaan, umumnya disarankan mengganti setiap 20.000 hingga 30.000 kilometer. Sementara untuk kendaraan yang sering membawa beban berat atau melewati medan berat, penggantian sebaiknya dilakukan pada kisaran 15.000 hingga 20.000 kilometer.
Meski jarang dipakai, mobil tetap perlu diperiksa secara rutin, setidaknya setiap enam bulan sekali. Hal ini karena material kampas bisa mengeras seiring waktu.
Dampak Jika Terlambat Mengganti Kampas Rem
Menunda penggantian kampas rem dapat memicu kerusakan serius, seperti ausnya cakram akibat gesekan langsung antar logam. Selain itu, kinerja pengereman menjadi tidak maksimal dan jarak berhenti kendaraan semakin panjang.
Pada mobil yang sudah dilengkapi sistem ABS, kampas yang aus juga bisa mengganggu kerja sensor dan sistem hidrolik. Bahkan, gesekan berlebih dapat menyebabkan suhu rem meningkat drastis (overheating), terutama saat sering melakukan pengereman dalam perjalanan.
Karena itu, pemeriksaan dan penggantian kampas rem secara berkala sangat penting untuk memastikan keselamatan berkendara tetap terjaga.(da*)


