Notification

×

Iklan

Kemenag Buka Beasiswa Sarjana PJJ untuk Guru Ngaji

Senin, 04 Mei 2026 | 05:45 WIB Last Updated 2026-05-03T22:45:00Z

Menteri Agama Nasaruddin Umar 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk bidang keagamaan. Program ini ditujukan khusus bagi para tenaga pendidik di pesantren serta lembaga pendidikan Al-Qur’an atau guru ngaji.

Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an Kemenag, Aziz Syafiuddin, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar para ustaz dan ustazah tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan aktivitas mengajar.

“Beasiswa ini dibuat agar para pendidik bisa kuliah secara fleksibel melalui sistem daring, sehingga tetap bisa menjalankan tugas mengajar di masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

Pendaftaran beasiswa ini telah dibuka sejak 1 April hingga 31 Mei 2026. Adapun program studi yang tersedia meliputi Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan di UIN Siber Syekh Nurjati.

Kemenag menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan hingga kelulusan akan ditanggung penuh oleh pemerintah melalui kementerian tersebut. Oleh karena itu, para pendidik di lingkungan pesantren dan lembaga Al-Qur’an diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Ini peluang besar yang seharusnya tidak dilewatkan oleh para guru LPQ,” tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa guru ngaji memiliki peran penting dalam memperkuat pondasi moral bangsa. Mereka dinilai berkontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keagamaan serta pembentukan karakter sosial masyarakat.

Ia juga menyatakan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji, termasuk melalui dukungan perlindungan sosial.

“Kami terus berupaya agar para guru ngaji mendapatkan perhatian yang lebih baik, termasuk akses perlindungan seperti BPJS,” ujar Nasaruddin.

Ia menambahkan, peran guru ngaji tidak hanya sebatas mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjaga nilai, kehormatan, serta keberlangsungan tradisi keilmuan Islam di tengah perkembangan zaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update