Notification

×

Iklan

Harga Cabai Keriting di Padang Turun

Jumat, 08 Mei 2026 | 03:45 WIB Last Updated 2026-05-07T20:45:00Z

Cabai keriting di salah satu toko pedagang.

Padang, Rakyatterkini.com – Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Padang, Sumatera Barat, khususnya cabai keriting, tercatat mengalami penurunan pada Kamis (7/5/2026). Penurunan ini terjadi baik pada cabai keriting yang berasal dari petani lokal maupun pasokan dari luar daerah.

Staf Bidang Bahan Pokok dan Barang Penting Dinas Perdagangan Kota Padang, Vivi, mengatakan bahwa tren penurunan harga tersebut terjadi di beberapa jenis cabai.

“Untuk cabai keriting hari ini memang terlihat mengalami penurunan, baik yang berasal dari daerah setempat maupun dari luar daerah,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, harga cabai keriting lokal saat ini berada di kisaran Rp32.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Angka ini lebih rendah dibandingkan sebelumnya yang sempat berada pada rentang Rp32.000 hingga Rp38.000 per kilogram.

Hal serupa juga terjadi pada cabai keriting pasokan luar daerah. Jika sebelumnya dijual di kisaran Rp38.000 hingga Rp48.000 per kilogram, kini harganya turun menjadi sekitar Rp38.000 hingga Rp45.000 per kilogram.

Berbeda dengan cabai keriting, harga cabai rawit terpantau masih stabil. Cabai rawit merah dijual pada kisaran Rp48.000 hingga Rp55.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai rawit hijau masih bertahan di harga Rp30.000 hingga Rp32.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting hijau tetap di kisaran Rp22.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

“Untuk cabai rawit dan cabai keriting hijau belum ada perubahan harga, masih relatif stabil,” tambah Vivi.

Di sisi lain, harga bawang merah di pasar tradisional Kota Padang juga tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Bawang merah kualitas super masih berada di kisaran Rp44.000 hingga Rp46.000 per kilogram, bawang merah biasa Rp34.000 hingga Rp36.000 per kilogram, dan bawang merah jenis peking Rp18.000 hingga Rp24.000 per kilogram.

Selain itu, harga minyak goreng kemasan rakyat merek Minyakita juga dilaporkan tetap stabil di tengah isu kelangkaan yang sempat beredar. Produk tersebut masih dijual sesuai harga acuan, yakni Rp15.700 per liter.

Vivi menegaskan bahwa pihak Dinas Perdagangan Kota Padang terus melakukan pemantauan rutin untuk memastikan ketersediaan barang serta menjaga kestabilan harga di pasar.

“Minyakita masih stabil dan belum ada perubahan harga, serta terus kami awasi di lapangan,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update