Jakarta, Rakyatterkini.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) melaporkan terjadinya gempa bumi yang mengguncang wilayah Jember, Jawa Timur, pada Selasa (26/5/2026). Getaran gempa juga dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah di Bali, termasuk Denpasar dan Kuta.
Hasil pemutakhiran data BMKG menunjukkan kekuatan gempa berada pada magnitudo M4,8. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 9,07° LS dan 113,82° BT, sekitar 99 kilometer arah tenggara Jember, dengan kedalaman 14 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng bumi. Dari hasil analisis mekanisme sumber, gempa ini termasuk tipe pergeseran mendatar atau strike-slip.
Guncangan gempa dirasakan berbeda-beda di sejumlah daerah. Di Jember, intensitas mencapai IV MMI yang membuat getaran terasa jelas oleh banyak orang di dalam rumah pada siang hari. Sementara di Banyuwangi, kekuatannya tercatat pada skala III–IV MMI.
Di wilayah Bondowoso, Kuta, Kuta Selatan, dan Malang, getaran tercatat pada skala III MMI, di mana guncangan terasa nyata di dalam rumah seperti dilalui kendaraan berat. Adapun di Denpasar, intensitasnya berada pada level II–III MMI.
Getaran juga dirasakan di Blitar dan Trenggalek dengan intensitas II MMI, yang umumnya hanya dirasakan oleh sebagian orang dan menyebabkan benda ringan yang digantung ikut bergoyang.
BMKG menegaskan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Selain itu, hingga beberapa jam setelah kejadian, tidak terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan di wilayah terdampak.(da*)


