Notification

×

Iklan

Bupati Pasaman Tegas Soal Disiplin ASN dan Aset Daerah

Senin, 04 Mei 2026 | 13:14 WIB Last Updated 2026-05-04T06:14:00Z

Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat memimpin apel pagi

Pasaman, Rakyatterkini.com - Bupati Pasaman, Welly Suhery, memberikan teguran keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Pasaman, Senin (4/5/2026). 

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kedisiplinan kerja, peningkatan kinerja aparatur, pelaporan capaian program unggulan selama satu tahun, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta penguatan budaya kerja di lingkungan pemerintahan.

Di hadapan para pejabat eselon II, III, IV hingga seluruh staf ASN, Bupati Welly menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai masih perlu segera dibenahi. Salah satu perhatian utamanya adalah ketertiban penggunaan kendaraan dinas yang masih ditemukan tidak sesuai aturan.

Ia menyebut masih ada kendaraan dinas yang tidak disimpan di garasi, tidak dilengkapi identitas berupa stiker resmi Kabupaten Pasaman, serta tidak memiliki kelengkapan administrasi sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan lemahnya kepatuhan terhadap aturan pengelolaan aset daerah.

Bupati Welly menegaskan bahwa penyalahgunaan atau ketidaktertiban penggunaan aset daerah harus ditindak secara tegas karena berkaitan langsung dengan akuntabilitas kinerja aparatur. Ia mengingatkan agar seluruh ASN tidak menggunakan aset pemerintah di luar ketentuan hukum yang berlaku.

“Saya tegaskan, seluruh kegiatan yang tidak disiplin dan penggunaan aset di luar aturan yang sah tidak bisa dibiarkan. Jangan main-main, karena tanpa persetujuan kepala daerah dapat berimplikasi hukum,” tegas Welly.

Sebagai langkah lanjutan, ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Bidang Aset dan Akuntansi serta Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), untuk memperketat pengawasan serta mengambil tindakan sesuai regulasi yang berlaku.

“Agar Bakeuda melakukan koordinasi, pengawasan langsung, dan langkah tegas sesuai ketentuan mulai hari ini,” tambahnya.

Menurutnya, pengelolaan aset daerah harus dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab karena sangat berpengaruh terhadap capaian kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa kinerja tidak akan optimal jika disiplin aparatur masih rendah.

Selain soal aset, Bupati Welly juga menyoroti perlunya percepatan realisasi program kerja serta peningkatan PAD. Ia meminta seluruh jajaran segera bergerak cepat agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.

“Saya minta segera dilakukan rapat percepatan untuk memastikan langkah konkret berjalan, sehingga semua target bisa dicapai tepat waktu,” ujarnya.

Di akhir arahannya, ia kembali menegaskan pentingnya pola kerja yang cepat, terukur, dan disiplin di seluruh lini pemerintahan.

“Tidak ada ruang untuk bekerja lambat. Setiap capaian harus bisa dibuktikan secara nyata dan terukur,” pungkasnya.(St.M)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update