Padang, Rakyatterkini.com– Perkembangan transformasi digital di industri perbankan saat ini tidak hanya menuntut layanan yang cepat dan mudah diakses, tetapi juga mengharuskan adanya perlindungan kuat terhadap data serta transaksi nasabah. Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Nagari memperkuat sistem keamanan digitalnya melalui kerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pemanfaatan sertifikat elektronik serta penguatan keamanan siber yang dilakukan oleh Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra bersama Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik BSSN, Jonathan Gerhard Tarigan, di Jakarta.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital perusahaan yang tidak hanya berfokus pada efisiensi layanan, tetapi juga pada perlindungan data dan keamanan transaksi nasabah.
Menurutnya, digitalisasi perbankan harus mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus menghadirkan jaminan keamanan yang andal. Ia menegaskan bahwa kepercayaan nasabah menjadi fondasi utama dalam pengembangan layanan digital Bank Nagari.
Melalui kolaborasi ini, Bank Nagari akan memanfaatkan sertifikat elektronik yang diterbitkan BSSN untuk mendukung berbagai layanan dan proses bisnis berbasis digital. Teknologi ini dinilai dapat memperkuat keamanan sistem, meningkatkan keabsahan dokumen, serta mempercepat proses administrasi tanpa kertas (paperless).
Selain penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi, kerja sama tersebut juga mencakup penguatan sistem keamanan siber, pengembangan sistem peringatan dini (early warning system), hingga pemanfaatan teknologi intelijen ancaman siber (cyber threat intelligence).
Langkah ini dianggap semakin penting seiring meningkatnya penggunaan layanan digital perbankan yang juga diiringi risiko ancaman siber yang semakin kompleks.
Saat ini, Bank Nagari juga terus mengembangkan berbagai platform digital untuk mendukung operasional dan layanan kepada nasabah, seperti Nagari Electronic Office (NEO) dan Lending Integrated Support System (LISS) yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi kerja serta memperkuat tata kelola berbasis digital.
Gusti menambahkan bahwa kolaborasi dengan BSSN merupakan bagian dari strategi jangka panjang Bank Nagari dalam membangun ekosistem digital yang aman, modern, dan terpercaya.
Ia menegaskan bahwa kecepatan layanan memang penting, namun aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, penguatan infrastruktur digital terus dilakukan agar nasabah dapat bertransaksi dengan lebih nyaman dan terlindungi.
Melalui kerja sama ini, Bank Nagari berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan digital sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan keamanan siber yang terus berkembang.(da*)


