Notification

×

Iklan

Alumni IASMA 1 Landbouw Dorong Pembangunan Asrama Sekolah

Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB Last Updated 2026-05-04T11:16:00Z

Muswil Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (IASMA 1) adakan pertemuan

Padang, Rakyatterkini.com — Kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) Ikatan Alumni SMA Negeri 1 (IASMA 1) Landbouw Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Istana Gubernur pada Minggu (3/5/2026) bukan hanya menjadi ajang temu kangen antaralumni.

Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong kontribusi nyata alumni, khususnya dalam mendukung pembangunan asrama sekolah, sejalan dengan penerapan sistem semi-boarding di SMAN 1 Bukittinggi.

Dalam forum tersebut, Kepala Bappeda Sumbar, Zefnihan, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IASMA 1 Landbouw periode 2026–2029. Alumni angkatan 1993 ini dihadapkan pada tantangan besar, yakni merangkul partisipasi alumni muda serta memastikan adanya dukungan konkret bagi para siswa.

Zefnihan menegaskan pentingnya mengembalikan posisi SMAN 1 Landbouw sebagai sekolah unggulan, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional hingga internasional. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki rekam jejak kuat dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas.

Sejumlah tokoh alumni turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Sekjen IASMA Pusat Ridwan, anggota DPRD Sumbar Rafdinal, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Candra, Kabiro Adpim Setprov Sumbar Nolly Eka Mardianto, Direktur RSUP Achmad Mochtar Bukittinggi Busril, mantan Ketua IASMA Sumbar Prof Marlina, serta Kepala SMAN 1 Bukittinggi Hernandar.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan bahwa alumni memiliki peran penting yang tidak boleh hanya sebatas mengenang masa lalu, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata demi kemajuan sekolah.

Ia juga menyoroti keterbatasan fasilitas asrama yang masih menjadi kendala dalam penerapan sistem boarding school. Pemerintah Provinsi Sumbar memang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5 miliar dalam APBD 2026 untuk tahap awal pembangunan, namun jumlah tersebut dinilai belum mencukupi.

Kepala SMAN 1 Bukittinggi, Hernandar, mengungkapkan bahwa total kebutuhan pembangunan asrama diperkirakan mencapai Rp25 miliar, belum termasuk sarana pendukung lainnya. Saat ini, anggaran yang tersedia baru cukup untuk memulai pembangunan fisik.

Kondisi ini membuka peluang bagi alumni untuk ikut berperan. Dalam Muswil tersebut, beberapa alumni mulai menyatakan kesediaan untuk membantu, mulai dari pembangunan satu lantai hingga satu gedung penuh. Skema gotong royong berbasis alumni pun menjadi salah satu solusi yang mengemuka.

Bagi IASMA, hal ini menjadi tantangan bagi kepemimpinan Zefnihan dalam menyatukan kekuatan alumni agar mampu memberikan kontribusi nyata, bukan hanya solidaritas, tetapi juga investasi jangka panjang bagi sekolah.

Di sisi lain, penerapan sistem boarding school dinilai penting untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus membentuk karakter siswa agar mampu bersaing dengan sekolah unggulan lainnya.

Sekjen IASMA Pusat, Ridwan, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera mengirimkan surat kepada seluruh alumni untuk mengajak mereka berpartisipasi dalam pembangunan asrama.

Ia optimistis, dengan pengalaman kontribusi alumni selama ini, rencana pembangunan tersebut dapat terwujud melalui kolaborasi bersama.

Muswil IASMA 1 Landbouw Sumbar pun menegaskan bahwa kemajuan sekolah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Peran alumni kini menjadi kunci dalam mendorong perubahan dan peningkatan kualitas pendidikan di masa depan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update