Pariaman, Rakyatterkini.com – Akademi Pariwisata (Akpar) Bunda Padang tengah mempersiapkan kerja sama resmi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Pariaman. Kolaborasi ini ditujukan untuk mendukung program beasiswa “Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja) Plus”.
Pembahasan rencana kerja sama tersebut dilakukan dalam audiensi antara perwakilan Tim Publikasi Akpar Bunda Padang, Lili Monalisa, dengan Penjabat Wali Kota Pariaman, Yota Balad, yang berlangsung di ruang kerja wali kota pada Senin (11/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Lili menjelaskan bahwa Akpar Bunda Padang siap berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui dua program studi Diploma 3 (D3), yakni Perhotelan serta Tata Boga dan Kuliner.
Ia menyebutkan bahwa pemerintah daerah menyambut baik tawaran tersebut karena dinilai sejalan dengan kebutuhan dunia kerja, terutama di sektor perhotelan dan industri kuliner.
“Pemerintah kota tertarik karena program ini memberikan peluang kerja yang cukup besar, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ungkap Lili.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam rencana kerja sama ini adalah program magang internasional yang ditawarkan kepada mahasiswa. Saat ini, mahasiswa Akpar Bunda Padang berkesempatan menjalani magang di Taiwan pada semester 5 dan 6.
Program tersebut menjadi salah satu alasan kuat untuk mendorong penguatan kerja sama melalui MoU dalam skema Saga Saja Plus.
Ke depan, pihak kampus akan menyiapkan dokumen kerja sama sekaligus melakukan sosialisasi kepada calon mahasiswa di Kota Pariaman. Program ini ditujukan bagi lulusan yang berminat pada bidang pelayanan dan industri kuliner, dengan peluang karier baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami ingin turut serta meningkatkan kualitas SDM di bidang pariwisata agar bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Pariaman menilai program Saga Saja Plus sebagai salah satu langkah strategis untuk mengurangi kemiskinan melalui akses pendidikan tinggi bagi keluarga kurang mampu.
Yota Balad menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi swasta seperti Akpar Bunda Padang dapat memperluas pilihan jurusan bagi penerima beasiswa, terutama yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
“Program ini membuka akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong peningkatan kualitas SDM di Kota Pariaman,” ujarnya.
Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Hertati Taher, serta Sekretaris Dikpora, Yurnal.(da*)


