Notification

×

Iklan

Wabup Agam Minta OPD Percepat Penyusunan RKA 2026

Jumat, 10 April 2026 | 09:18 WIB Last Updated 2026-04-10T02:18:00Z

Wabup Agam Desak OPD Terkait Rampungkan RKA

Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Wakil Bupati Kabupaten Agam, Muhammad Iqbal, meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera menyelesaikan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Langkah ini dinilai penting guna mempercepat penyaluran dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun anggaran 2026.

Arahan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi percepatan pelaksanaan program pembangunan triwulan I tahun 2026 yang digelar di aula Kantor Bupati Agam, Kamis (9/4).

Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa sebelumnya dana TKD sempat direncanakan mengalami pemotongan oleh pemerintah pusat. Namun, kini anggaran tersebut telah dikembalikan dan difokuskan untuk mendukung proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam.

Ia menilai kebijakan tersebut sangat membantu daerah, terutama dalam kondisi keterbatasan keuangan saat ini, karena dapat mempercepat pemulihan berbagai dampak bencana.

Dana tersebut, lanjutnya, harus digunakan secara maksimal sesuai arahan pemerintah pusat, terutama untuk sektor prioritas seperti perbaikan jalan, jaringan irigasi, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga normalisasi sungai.

Hal itu juga sejalan dengan arahan Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dalam pertemuan bersama Bupati Agam, Benni Warlis, beberapa waktu lalu di Kecamatan Tanjung Raya.

Dari total alokasi TKD sebesar Rp165 miliar yang dikembalikan, sekitar Rp117 miliar sudah dicairkan. Karena itu, Iqbal menegaskan agar OPD terkait tidak menunda lagi proses penyusunan RKA.

“Sekarang sudah memasuki April, waktu terus berjalan. OPD harus bergerak lebih cepat dalam menyusun anggaran,” tegasnya.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan agar percepatan dilakukan dengan cermat dan teliti agar tidak menimbulkan kesalahan administrasi yang bisa menghambat pelaksanaan program.

“Jangan sampai pelaksanaan program terburu-buru sehingga di akhir tahun realisasinya tidak selesai dan berpotensi menjadi temuan evaluasi dari BPK maupun pemerintah pusat,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut juga dilaporkan bahwa realisasi pembangunan fisik triwulan I 2026 telah mencapai 20,79 persen, sementara realisasi keuangan tercatat sebesar Rp263,21 miliar atau 18,76 persen.

Capaian tersebut melampaui target triwulan I yang ditetapkan sebesar 12 persen, sehingga menunjukkan kinerja awal tahun Pemerintah Kabupaten Agam berjalan cukup baik.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update