Notification

×

Iklan

Sumbar Diminta Genjot Investasi untuk Pacu Ekonomi

Kamis, 16 April 2026 | 14:00 WIB Last Updated 2026-04-16T07:25:02Z

Pemprov Sumbar didorong lebih agresif tarik investor.

Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah daerah di Sumatera Barat diminta untuk meningkatkan langkah-langkah agresif dalam menarik investasi demi mempercepat laju pertumbuhan ekonomi daerah. 

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi kepala daerah se-Sumbar bersama BP BUMN dan Danantara yang digelar di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin oleh COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, dan dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah bersama para bupati serta wali kota se-Sumatera Barat.

Dalam forum itu, Dony menegaskan bahwa investasi merupakan faktor utama yang sangat menentukan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Ia menilai, hingga saat ini tingkat investasi di Sumbar masih belum maksimal, terutama pada sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, percepatan investasi perlu dilakukan agar Sumatera Barat tidak tertinggal dibandingkan wilayah lain. Ia juga menekankan agar investasi diarahkan pada sektor yang produktif dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Dony menambahkan, pemerintah daerah harus mampu menciptakan iklim investasi yang lebih ramah dan kondusif, termasuk dengan kepastian regulasi, dukungan infrastruktur, serta penguatan ekosistem dunia usaha. Investasi yang masuk juga diharapkan memberikan dampak nyata, seperti peningkatan lapangan kerja dan pendapatan daerah.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti kelapa dan gambir, serta pengembangan sektor pariwisata dan kawasan ekonomi. 

Percepatan pembangunan infrastruktur strategis juga dinilai menjadi faktor penting untuk menarik minat investor.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah memaparkan sejumlah program prioritas yang tengah dijalankan pemerintah provinsi, baik yang sudah berjalan maupun yang masih dalam tahap perencanaan.

Beberapa proyek strategis yang saat ini berlangsung antara lain pembangunan Jalan Tol Sicincin–Pangkalan, Flyover Sitinjau Lauik, pengembangan energi panas bumi, serta penanganan infrastruktur pascabencana di kawasan Lembah Anai.

Selain itu, terdapat pula sejumlah rencana pengembangan seperti penyusunan peta jalan Sumbar Hijau, reaktivasi jalur kereta api, pembangunan kawasan ekonomi khusus di Mentawai dan Mandeh, serta pelebaran jalan Bukittinggi–Payakumbuh.

Mahyeldi juga menekankan perlunya dukungan dari Danantara dan BUMN untuk mempercepat proyek-proyek strategis yang masih terkendala, termasuk pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang yang saat ini menghadapi keterbatasan anggaran daerah.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan Danantara dapat mempercepat realisasi investasi sekaligus pembangunan infrastruktur di Sumatera Barat.

“Kami optimistis kolaborasi ini mampu mengoptimalkan potensi ekonomi Sumbar sehingga pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan dapat tercapai,” ujar Mahyeldi.

Rapat koordinasi tersebut juga diikuti oleh sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya menyatukan langkah dalam mempercepat pembangunan daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update