Notification

×

Iklan

Perkuat Data Desa, Pemko Gunungsitoli Dorong Akurasi Indeks Desa Membangun

Kamis, 16 April 2026 | 14:45 WIB Last Updated 2026-04-16T07:45:00Z

Kepala Dinas PMD Kota Gunungsitoli, Mario Otomosi Zebua.

Gunungsitoli, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui akurasi data.

Itu ditandai dengan dibukanya Pembinaan Aparatur Pemerintah Desa dalam rangka Pemutakhiran Indeks Desa se-Kota Gunungsitoli Tahun 2026, Kamis (16/4/2026).
 
Kegiatan ini dibuka Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kota Gunungsitoli, Mario Otomosi Zebua.
 
Mario menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini yang difasilitasi langsung oleh Dinas PMD, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sumatera Utara. 

Ia menegaskan pemutakhiran Indeks Desa bukan sekadar rutinitas administrasi tahunan, melainkan memiliki nilai strategis dalam memetakan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan desa secara komprehensif.
 
"Data Indeks Desa ini sangat krusial karena menjadi indikator tunggal dalam mengukur capaian pembangunan desa sesuai arahan pemerintah pusat. Data yang akurat akan menghasilkan intervensi kebijakan yang tepat, sedangkan data yang tidak akurat justru akan berdampak merugikan masyarakat," tegas Mario.
 
Diceritakan, data yang valid ini menjadi dasar utama dalam menetapkan status kemandirian desa, merencanakan program pembangunan yang tepat sasaran, serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional. 

Tidak hanya itu, data ini juga menjadi acuan fundamental dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 dan penentuan alokasi Dana Desa.
 
"Ketelitian dalam pengisian data menjadi kunci utama agar arah pembangunan desa kita ke depannya semakin jelas dan terukur," tambahnya.
 
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi teknis. Narasumber pada kesempatan ini adalah Kepala Seksi Kerjasama Ekonomi Antar Desa Dinas PMD Kota Gunungsitoli, Yasato Laoli, serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Yufelianus Lahagu.
 
Mereka memandu para peserta dalam proses pengisian formulir dan kuesioner pendataan Indeks Desa Tahun 2025 sebagai bagian dari tahapan pemutakhiran data untuk tahun berjalan. Acara juga berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab untuk memastikan seluruh data terinput dengan benar. (lase)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update