Solok Selatan, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, secara resmi memulai tahapan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak tahun 2026 yang akan berlangsung di seluruh nagari di wilayah tersebut.
Peresmian sekaligus sosialisasi kegiatan ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, yang berlangsung di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati, pada Jumat (17/4/2026) pagi. Acara tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah.
Khairunas menjelaskan, Pilwana serentak ini akan melibatkan seluruh nagari yang ada di Solok Selatan, yakni sebanyak 39 nagari.
Ia menilai, pelaksanaan Pilwana ini menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat nagari, sekaligus bentuk keterlibatan masyarakat dalam memilih pemimpin terbaik di daerah masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Khairunas juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama tahapan Pilwana berlangsung. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, serta saling menghormati perbedaan.
Menurutnya, melalui Pilwana serentak ini diharapkan dapat melahirkan para wali nagari yang amanah serta mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Ia menambahkan, pembangunan nagari menjadi dasar utama dalam mewujudkan Solok Selatan yang lebih maju dan sejahtera.
Berdasarkan rencana, pemungutan suara Pilwana akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2026. Tahapan awal dimulai dengan pembentukan panitia pemilihan pada bulan ini, dilanjutkan dengan pemutakhiran data pemilih serta penyediaan logistik pada Mei 2026.
Selanjutnya, pengumuman pendaftaran bakal calon wali nagari dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli hingga penetapan calon pada akhir September 2026.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Efi Yandri, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian tahapan Pilwana akan berakhir pada Desember 2026.
“Seluruh proses akan ditutup dengan pelantikan wali nagari terpilih oleh Bupati, yang direncanakan berlangsung pada 21 Desember 2026,” jelasnya.
Kegiatan peluncuran dan sosialisasi ini turut diikuti oleh unsur Forkopimda, perangkat daerah, pemerintah nagari, serta berbagai pihak terkait lainnya.(da*)


