Notification

×

Iklan

PKB Padang Gelar Muscab dengan Sistem Fit and Proper Test

Jumat, 10 April 2026 | 08:34 WIB Last Updated 2026-04-10T01:34:09Z

PKB Padang Gelar Muscab dengan Sistem Fit and Proper Test

Padang, Rakyatterkini.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Padang dijadwalkan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Senin (13/4) di ZHM Premiere Hotel Padang. Dalam pelaksanaan tahun ini, terdapat perubahan penting pada sistem pemilihan kepengurusan organisasi.

Untuk Muscab DPC PKB se-Sumatera Barat periode 2026–2031, mekanisme pemilihan tidak lagi dilakukan melalui voting. Sebagai gantinya, proses penentuan pimpinan menggunakan metode uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan langsung dari DPP PKB dengan tujuan meningkatkan kualitas kepemimpinan di tingkat daerah.

“Kita ingin pelaksanaan Muscab berjalan sukses, aman dan tertib, sekaligus menghasilkan kepemimpinan yang benar-benar berkualitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa proses seleksi akan dilaksanakan dalam dua tahap utama, yaitu uji kompetensi untuk menilai kemampuan manajerial serta visi politik para calon, kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara yang diakhiri penandatanganan komitmen kerja.

Menurut Latif, sistem baru ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga loyalitas serta integritas dalam membangun partai.

Senada dengan itu, Sekretaris DPC PKB Kota Padang, Nofri Efendi, menilai penghapusan sistem voting dapat mengurangi potensi terjadinya konflik internal di tubuh organisasi.

“Pola ini menghindari munculnya kubu-kubu di daerah. Integritas kepemimpinan akan lebih terjaga karena prosesnya berbasis kualitas, bukan sekadar dukungan suara,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumatera Barat, Firdaus, menegaskan bahwa Muscab bukan hanya agenda seremonial, melainkan bagian dari proses konsolidasi besar partai.

Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar agar seluruh kader lebih menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat.

“Muscab hanyalah seremoni. Yang utama adalah konsolidasi, penguatan struktur, serta memastikan PKB hadir dan bekerja untuk rakyat,” ujarnya.

Firdaus menambahkan bahwa momentum Muscab harus dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas organisasi, melakukan regenerasi kader, serta merumuskan program kerja strategis ke depan.

“Pelayanan kepada rakyat adalah jati diri PKB. Ini yang harus terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update