Pasaman Barat, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Perikanan turut mendampingi tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dalam melakukan peninjauan lokasi yang direncanakan sebagai kawasan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) 2026.
Lokasi tersebut berada di Jorong Padang Jaya, Nagari Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, pada Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas usulan yang sebelumnya diajukan oleh pemerintah nagari. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi sekaligus mencocokkan data administrasi dengan kondisi nyata di lapangan.
Salah satu anggota tim survei KNMP, Bunyawan, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut difokuskan pada verifikasi sejumlah aspek penting sebelum program dijalankan, terutama terkait ketersediaan dan status lahan.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya memastikan lahan yang diusulkan benar-benar ada dan memiliki status yang jelas, tidak dalam sengketa, serta tidak merugikan pihak mana pun.
Lebih lanjut, hasil dari peninjauan ini akan dilaporkan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kelayakan lokasi. Keputusan akhir terkait pelaksanaan pembangunan akan ditetapkan oleh pemerintah pusat, sementara tim survei hanya bertugas melakukan verifikasi serta memberikan rekomendasi.
Program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri merupakan salah satu inisiatif strategis dari KKP dalam upaya menata kawasan pesisir secara terpadu. Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Dalam rencana pengembangannya, sejumlah fasilitas akan dibangun, seperti dermaga, gudang pendingin (cold storage), pabrik es, tempat pelelangan ikan (TPI), kios nelayan, hingga pusat kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, program ini juga mencakup penataan permukiman nelayan serta penyediaan fasilitas pendukung, seperti akses air bersih, sistem drainase, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), dan pusat aktivitas masyarakat.
Sementara itu, Penjabat Wali Nagari Maligi, Irza Sofia, menyampaikan harapannya agar usulan pembangunan KNMP di daerahnya dapat segera direalisasikan karena diyakini akan memberikan dampak besar bagi masyarakat.
Ia menilai program tersebut tidak hanya akan memperbaiki infrastruktur, tetapi juga berpotensi meningkatkan taraf ekonomi masyarakat nelayan di wilayah tersebut.
Dengan adanya survei ini, diharapkan Nagari Maligi memiliki peluang besar untuk masuk dalam daftar prioritas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026. (da*)


