Padang, Rakyatterkini.com – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan keseriusannya dalam mengembangkan program kelas coding dan animasi untuk siswa SD dan SMP di Kota Padang. Program ini menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan kemampuan teknologi sejak usia dini.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Wali Kota menerima audiensi panitia Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) Hero 2026 di Rumah Dinas Wali Kota, pada Selasa (28/4/2026).
Pertemuan itu dihadiri oleh Dosen Prodi Animasi Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Bayu R. Fajri selaku penggagas PIAGEX Hero 2026, Kepala Laboratorium Animasi Sekolah Vokasi UNP Wiki Lofandri, pemilik Devata Studio Radev Muhammad Aziz, serta sejumlah mahasiswa Prodi Animasi UNP.
Fadly Amran menjelaskan bahwa pembelajaran coding dan animasi akan mulai diperkenalkan di tingkat SD dan SMP, baik melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun integrasi dalam kurikulum sekolah. Tujuannya agar siswa dapat lebih cepat mengenal serta menguasai teknologi digital.
“Untuk mendukung hal ini, kami sudah menyiapkan studio di Bagindo Aziz Chan Youth Center dan secara bertahap akan melengkapi fasilitas pembelajaran coding serta animasi di sekolah. Kami juga berharap dukungan dari Sekolah Vokasi UNP,” ujarnya.
Ia juga menyambut baik rencana pelaksanaan PIAGEX Hero 2026 yang akan digelar di Padang pada Juli 2026 mendatang. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah penting kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku industri dalam mencetak talenta kreatif sekaligus mendorong perkembangan industri game dan animasi di daerah.
“Pemerintah Kota Padang melalui program Padang Juara siap memberikan dukungan penuh. Ini juga bagian dari upaya memperkuat posisi Padang sebagai kota pendidikan,” tegasnya, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova serta Kepala DPMPTSP Swesti Fanloni.
Sementara itu, Bayu R. Fajri memaparkan program “Padang Buek Game” yang telah berjalan, dengan tujuan mengubah pola pikir pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna game, tetapi juga mampu menciptakan karya game sendiri.
Program tersebut melibatkan kolaborasi akademisi melalui konsep “Kampus Berdampak”, dengan mengirimkan mahasiswa Prodi Animasi UNP ke sejumlah SMP di Kota Padang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan game.
Ia menambahkan, hasil karya siswa nantinya akan ditampilkan serta dilombakan dalam PIAGEX Hero 2026. Rangkaian acara juga akan diisi dengan pemutaran film animasi lokal, seminar, talkshow, hingga sesi business matching yang mempertemukan startup dengan para investor.(da*)


