Lubuk Basung, Rakyatterkini.com – Harapan masyarakat di 13 nagari persiapan yang ada di Kabupaten Agam kembali tumbuh setelah penantian panjang selama bertahun-tahun.
Proses penetapan status menjadi nagari definitif kini kembali dilanjutkan, ditandai dengan kedatangan tim verifikasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (15/4).
Rombongan tersebut diterima oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Agam yang diwakili Sekretaris Daerah Dr. Mhd Lutfi, bersama Asisten I Setdakab Agam Yunilson, Kepala DPMN Handria Asmi, Camat Lubuk Basung, serta para wali nagari persiapan.
Pertemuan berlangsung dengan suasana penuh harapan, mencerminkan besarnya keinginan masyarakat agar status wilayah mereka segera memperoleh kepastian.
Ketua tim verifikasi, Andi Yuliarmiangsyah Razmi, menegaskan bahwa seluruh usulan pemekaran nagari tetap akan diproses, namun melalui tahapan seleksi yang ketat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Prosesnya akan dilakukan secara selektif dan tetap mengacu pada aturan yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa nagari persiapan yang telah memenuhi persyaratan administrasi akan melanjutkan ke tahap klarifikasi akhir di tingkat pusat. Pada tahap tersebut, pemerintah daerah juga akan dilibatkan untuk memastikan kelayakan nagari menjadi definitif.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd Lutfi, menyampaikan bahwa proses penetapan nagari definitif ini sudah lama dinantikan masyarakat. Sebanyak 13 nagari persiapan yang diverifikasi saat ini merupakan usulan tahap kedua pada tahun 2018 dan 2019.
Sebelumnya, pada tahap pertama, 10 nagari telah lebih dahulu berhasil ditetapkan sebagai nagari definitif.
“Ini menjadi harapan besar masyarakat. Kami berharap kunjungan tim verifikasi ini bisa mempercepat proses hingga keluarnya kode desa untuk nagari persiapan,” ujarnya.
Penundaan yang cukup lama tersebut turut berdampak pada jalannya pemerintahan di tingkat nagari. Bahkan, status nagari persiapan ini telah berjalan sekitar enam hingga tujuh tahun, sehingga berpengaruh pada efektivitas pelayanan serta pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APB Nagari).
Adapun 13 nagari persiapan tersebut tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Lubuk Basung meliputi Parit Panjang, Kandih, Sangkir, Surabayo, dan Sungai Jariang. Di Kecamatan Palembayan terdapat Tigo Koto Silungkang Timur.
Sementara itu, di Kecamatan Tilatang Kamang meliputi Koto Tangah Sidang Koto Laweh, Koto Tangah Malintang, Koto Tangah Tujuah Nagari, Koto Tangah Lamo, Gadut Barat, Gadut Timur, dan Aro Kandikia.(da*)


