Padang, Rakyatterkini.com — Komisaris Utama PT Hutama Karya (Persero), Denny Abdi, melakukan peninjauan langsung terhadap perkembangan sejumlah proyek infrastruktur penting di Sumatera Barat melalui kegiatan management walkthrough.
Kunjungan tersebut meliputi proyek Jalan Tol Padang–Sicincin, pembangunan Flyover Sitinjau Lauik, pembangunan Gedung SPPG Tipe 1 di Kota Padang, serta proyek penanganan dampak bencana di kawasan Lembah Anai.
Dalam agenda tersebut, turut hadir jajaran komisaris dan manajemen perusahaan, di antaranya Komisaris Independen Wahyu Muryadi, Komisaris Essy Asiah, serta Direktur Operasi II Mardiansyah. Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk memastikan mutu pekerjaan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul di lapangan.
Salah satu fokus utama Dewan Komisaris adalah perkembangan pembangunan Jalan Tol Padang–Sicincin yang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Proyek ini dinilai sangat penting dalam meningkatkan konektivitas antara Kota Padang dan daerah sekitarnya.
Namun, proses pembebasan lahan masih menjadi hambatan utama yang dapat memengaruhi percepatan konstruksi. Pihak komisaris meminta manajemen untuk mengambil langkah yang tepat, baik melalui pendekatan persuasif maupun jalur hukum, agar proyek dapat berjalan lebih lancar.
Selain itu, rombongan juga meninjau proyek penanganan dampak bencana di Lembah Anai yang sebelumnya terdampak banjir pada November 2025. Dalam kesempatan tersebut, Dewan Komisaris mengapresiasi percepatan pekerjaan di lapangan, namun tetap mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap tata kelola dan administrasi proyek.
Sementara itu, proyek Flyover Sitinjau Lauik yang dikembangkan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi perhatian pada sesi terakhir kunjungan. Infrastruktur ini dirancang untuk menggantikan jalur Padang–Solok yang dikenal memiliki tingkat risiko kecelakaan cukup tinggi.
Dewan Komisaris menilai proyek tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keselamatan serta efisiensi transportasi, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.
Plt. EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan bahwa kegiatan management walkthrough merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh proyek berjalan sesuai standar kualitas yang telah ditetapkan.
“Pembangunan infrastruktur dengan pengawasan yang ketat menjadi dasar dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan bahwa Hutama Karya berkomitmen menyelesaikan setiap proyek dengan tepat mutu serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Berbagai proyek yang ditinjau tersebut diharapkan mampu mempercepat waktu tempuh perjalanan, mengurangi biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera Barat.(da*)


