Notification

×

Iklan

Jaringan Telekomunikasi Sulut Pulih Cepat Pasca Gempa 7,6

Minggu, 05 April 2026 | 01:43 WIB Last Updated 2026-04-04T18:43:00Z

Petugas Balai Monitor SFR Kelas II Manado memantau kualitas layanan seluler

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara tetap berjalan dan segera pulih setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB.

Hingga pukul 18.00 WIB, sebanyak 98,2 persen jaringan yang sempat terdampak telah kembali beroperasi. Gempa yang berpusat sekitar 129 kilometer tenggara Bitung ini sempat menimbulkan gangguan pada 223 site atau sekitar 9,97 persen dari total 2.236 site di wilayah terdampak. Pemulihan dilakukan dengan cepat, sehingga mayoritas layanan kembali normal dalam hitungan jam.

Pemerintah langsung mengaktifkan Crisis Management Team di Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) sejak awal kejadian. Tim ini melibatkan seluruh unsur teknis dan operator, guna memastikan layanan tetap berjalan serta mempercepat proses pemulihan.

Hingga sore hari, sebanyak 219 site telah kembali beroperasi, sementara empat site lainnya masih dalam proses pemulihan. Site yang terdampak tersebar di Kota Bitung, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Selatan. Gangguan jaringan terutama disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik. Operator pun mengandalkan genset sebagai sumber daya alternatif sambil menunggu pemulihan listrik dari PLN.

Dari sisi operator, proses pemulihan berlangsung cepat. Telkomsel menyisakan dua site yang terdampak, XLSmart satu site, dan Indosat satu site sebelum seluruhnya kembali normal.

Selain konektivitas, sistem peringatan dini juga berjalan efektif. Early Warning System kebencanaan berhasil mengirim notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, termasuk Kota Bitung, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Ternate.

Dalam pengawasan frekuensi, dua stasiun monitoring transportabel di Bitung dan Minahasa tetap beroperasi dengan baik. Sebagian besar unit monitoring lainnya juga tidak mengalami gangguan, meski Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Manado sempat mengalami penurunan kualitas layanan dan masih dipantau.

Kemkomdigi menegaskan seluruh sumber daya terus disiagakan untuk memastikan jaringan tetap stabil, sehingga masyarakat tetap dapat terhubung selama masa tanggap darurat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update