Notification

×

Iklan

Gubernur Dukung Pembangunan Pesantren Idrisiyyah, Perkuat Generasi Muda dan Ekonomi Daerah

Sabtu, 04 April 2026 | 20:00 WIB Last Updated 2026-04-04T13:00:00Z

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, gubernur Sumbar, Mahyeldi, usai peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Idrisiyyah Josal FC.

Pariaman, Rakyatterkini.com – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC, yang digelar di Lapangan Bola Josal FC, Desa Cubadak Air Utara, Kota Pariaman, Sabtu (4/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, serta sejumlah kepala daerah dan tokoh masyarakat.

Pembangunan pesantren yang diinisiasi oleh Anggota DPR RI, Arizal Aziz ini mengusung konsep pendidikan berbasis olahraga, khususnya sepak bola. Pesantren tersebut direncanakan memiliki empat lapangan sepak bola sebagai sarana pembinaan generasi muda.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto menyampaikan kehadiran pesantren berbasis pendidikan dan olahraga ini diyakini mampu mendorong pembangunan desa sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Dengan dibangunnya pesantren ini, akan membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan pendidikan dan berbagai turnamen olahraga yang digelar nantinya tentu akan menggerakkan roda ekonomi di daerah ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif pembangunan pesantren tersebut yang dinilai selaras dengan upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyambut baik dimulainya pembangunan Pondok Pesantren Idrisiyyah Josal FC tersebut. Menurutnya, pembangunan pesantren ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mewujudkan daerah yang religius dan berdaya saing.

Ia menekankan konsep pesantren berbasis pendidikan dan olahraga menjadi langkah strategis dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas.

Gubernur juga menilai keberadaan fasilitas olahraga yang memadai di lingkungan pesantren akan membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi dari daerah, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi dan dukungan atas dimulainya pembangunan pesantren tersebut. Ia berharap keberadaan pesantren ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pariaman.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap masyarakat, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pertanian oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, berupa 1.000 bibit kelapa, 1.000 bibit pinang, serta satu unit mesin penghancur padi kepada kelompok tani di Kota Pariaman. (rmz)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update