Jakarta, Rakyatterkini.com – Serangkaian gempa susulan yang masih terjadi di wilayah Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat.
Selain memicu trauma psikologis, kondisi tersebut juga mulai mengganggu aktivitas ekonomi serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat di daerah kepulauan itu.
Menanggapi situasi tersebut, DPD Partai Perindo Kota Ternate bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak.
Bantuan yang diberikan berupa 105 karton air mineral dan 50 dus mi instan, yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama masa tanggap darurat.
“Kami menyalurkan 105 karton air minum dan 50 dus mie instan sesuai kebutuhan warga yang terdampak,” ujar Ketua DPD Partai Perindo Kota Ternate, Bilhan Gamaliel, Jumat (10/4/2026).
Diketahui, gempa susulan masih terus berlangsung sejak gempa utama berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada 2 April 2026. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga 9 April 2026 tercatat lebih dari seribu kali gempa susulan yang mengguncang wilayah tersebut.
Kondisi ini membuat masyarakat belum bisa kembali menjalankan aktivitas secara normal, baik dari sisi sosial maupun ekonomi. Oleh karena itu, bantuan logistik dinilai sangat penting untuk menjaga daya tahan warga dalam memenuhi kebutuhan harian mereka.
Bilhan juga menekankan bahwa selain bantuan materi, dukungan moral juga sangat dibutuhkan agar masyarakat tetap kuat menghadapi masa pemulihan.
“Harapan kami, para korban tetap diberi perlindungan, kekuatan, dan ketabahan untuk melewati situasi ini, serta bisa segera pulih dengan kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Sebagai anggota DPRD Kota Ternate, ia turut mendorong agar penanganan pascabencana terus diperkuat sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan efektif.
Ia juga berharap doa serta dukungan terhadap proses penanganan dan bantuan kebutuhan pokok terus mengalir, agar masyarakat dapat segera bangkit dari dampak fisik maupun psikologis bencana tersebut.
Upaya penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari langkah untuk menjaga keberlangsungan hidup warga sekaligus membantu memulihkan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak. Ke depan, diharapkan bantuan yang berkelanjutan dapat mempercepat proses pemulihan di berbagai sektor kehidupan warga.(da*)


