Notification

×

Iklan

Gempa M7,3 Guncang Halmahera Barat, Warga Dievakuasi

Jumat, 03 April 2026 | 01:17 WIB Last Updated 2026-04-02T18:17:00Z

Sebagian warga Halmahera Barat, Maluku Utara, masih bertahan di bukit usai gempa

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kepanikan melanda warga pesisir Halmahera Barat, Maluku Utara, setelah gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,3 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4/2026). Ratusan warga langsung meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat aman.

Evakuasi mandiri ini dilakukan menyusul peringatan dini siaga tsunami yang dikeluarkan BMKG. Kekhawatiran akan gelombang pasang membuat warga bergegas menuju daerah yang lebih tinggi.

Di Desa Saria, Kecamatan Jailolo, warga yang tinggal di pinggir pantai segera menyingkir ke perbukitan. Mereka membawa barang-barang penting seperti pakaian dan dokumen, sementara jalur evakuasi dipenuhi oleh orang-orang yang bergerak bersamaan.

Rasa trauma masih terlihat jelas setelah guncangan gempa yang cukup hebat. Banyak warga memilih bertahan di tempat tinggi hingga informasi resmi menyatakan kondisi aman.

"Semua panik, gempa tadi sangat kuat. Kami langsung naik ke bukit karena takut tsunami. Saat ini kami menunggu di gunung dengan membawa barang seadanya," ujar Tuti, warga Jailolo, Kamis (2/4/2026).

Kepala BMKG Ternate, Eriksana Yasa, menyatakan bahwa peringatan siaga tsunami sempat berlaku untuk beberapa wilayah di Maluku Utara. Fokus pemantauan utama meliputi Ternate, Tidore, dan pesisir Halmahera.

"Peringatan siaga tsunami ini kami keluarkan untuk wilayah Ternate, Tidore, dan sebagian Halmahera sebagai langkah antisipasi setelah gempa Magnitudo 7,3," jelas Eriksana.

Dampak guncangan mulai terlihat di beberapa lokasi. Laporan awal menunjukkan beberapa bangunan di Kota Ternate dan Kecamatan Batang Dua mengalami kerusakan, mulai dari retak ringan hingga rusak parah.

Gempa juga dirasakan di Kota Tidore, termasuk di Gedung Polda Maluku Utara yang bergetar hebat. Kejadian ini membuat personel dan warga di sekitar perkantoran berhamburan keluar.

Hingga saat ini, BPBD masih mendata kerusakan dan memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa tersebut.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update