Notification

×

Iklan

Fadia/Tiwi Gagal ke Final Badminton Asia 2026

Senin, 13 April 2026 | 00:44 WIB Last Updated 2026-04-12T17:44:00Z

Fadia/Tiwi gagal ke final BAC 2026 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Langkah ganda putri Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, harus terhenti di babak semifinal Badminton Asia Championships 2026. Mereka gagal menembus final setelah kalah dari wakil China.

Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, China, Fadia/Tiwi tak mampu mengimbangi permainan Liu Sheng Shu/Tan Ning dan kalah dua gim langsung dengan skor 10-21, 12-21.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen level Asia tersebut. Sejak awal laga, pasangan tuan rumah tampil dominan dan sulit dibendung oleh wakil Indonesia.

Siti Fadia mengakui salah satu penyebab kekalahan adalah ketidakstabilan permainan yang mereka tampilkan di lapangan.

“Di awal kami sempat sudah pegang cara mainnya tapi kami tidak konsisten, terus-menerus melakukan kesalahan sendiri,” ujar Siti.

Evaluasi Usai Kekalahan

Fadia menilai naik turunnya performa menjadi masalah utama saat menghadapi lawan dengan permainan yang solid. Hal itu membuat mereka kesulitan menjaga ritme pertandingan.

Meski demikian, ia tetap melihat adanya perkembangan dari setiap turnamen yang diikuti, meski target final belum tercapai.

“Kami merasa setiap turnamen kami ada progress permainan hasil dari evaluasi sebelumnya. Bersyukur di sini bisa sampai ke semifinal tapi kami mau lebih lagi, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki,” tambahnya.

Sementara itu, Amallia Cahaya Pratiwi menilai pasangan China tampil lebih siap dan konsisten sepanjang pertandingan, sehingga mereka kesulitan mengembangkan permainan.

“Mereka sangat konsisten dari awal sampai akhir, sudah sangat siap mau main seperti apa. Polanya benar-benar sudah terbentuk sementara kami mainnya ragu-ragu jadi kurang berani. Mereka lebih nekat hari ini daripada kami,” kata Amallia.

Ia juga menekankan perlunya peningkatan variasi permainan agar lebih siap menghadapi lawan dengan karakter berbeda di level elite.

“Kami harus lebih mengasah lagi permainan-permainan kami untuk siap menghadapi pasangan berbeda yang punya pola permainan yang berbeda-beda juga,” ujarnya.

Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Fadia/Tiwi untuk meningkatkan konsistensi dan keberanian dalam menghadapi turnamen berikutnya agar bisa melangkah lebih jauh.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update