Padang, Rakyatterkini.com – Ajang lari Blue Ocean Minang Run (BOM Run) 2026 resmi diperkenalkan melalui acara Grand Launching yang digelar di Bagindo Aziz Chan Youth Centre pada Minggu (12/4/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian menuju event lari berskala nasional yang akan berlangsung di Kota Padang pada awal Agustus 2026.
Sebagai pembuka, dilakukan pelepasan simbolis para pelari oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, pada pukul 06.30 WIB, yang kemudian diikuti dengan momen penyambutan pelari saat tiba kembali di garis finis di lokasi yang sama.
Peluncuran ini menandai dimulainya hitung mundur menuju pelaksanaan BOM Run 2026 yang diproyeksikan menjadi salah satu agenda olahraga sekaligus pariwisata terbesar di Sumatera Barat.
Selain itu, event ini juga menjadi sarana promosi konsep besar yang menggabungkan olahraga, pariwisata, serta ekonomi kreatif dalam satu kegiatan terpadu.
Ketua Pelaksana BOM Run 2026, Revdi Iwan Saputra, menegaskan bahwa BOM Run bukan sekadar ajang lomba lari, melainkan sebuah gerakan bersama yang menghadirkan pengalaman lengkap bagi peserta.
“BOM Run bukan hanya tentang berlari, tetapi juga memberikan pengalaman menyeluruh, mulai dari olahraga, wisata bahari, hingga pengenalan budaya serta kuliner khas Minangkabau,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari event sebelumnya yang digagas oleh Ikatan Alumni SMAN 3 Padang bersama Pemerintah Kota Padang.
Rencananya, BOM Run 2026 akan digelar pada 8–9 Agustus 2026, dengan puncak lomba berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026 di kawasan Pantai Padang, tepatnya di sekitar Danau Cimpago. Start lomba dijadwalkan pada pukul 05.30 WIB.
Panitia menyiapkan berbagai kategori lomba, mulai dari 1K untuk lansia, 2K untuk anak-anak, 5K dan 10K untuk umum, hingga 21K untuk kategori umum dan master. Peserta juga akan mendapatkan fasilitas lengkap seperti jersey, medali, nomor dada, konsumsi, hingga perlindungan asuransi.
Revdi menambahkan bahwa pendaftaran sudah dibuka secara daring melalui platform resmi, dengan berbagai promo menarik termasuk potongan harga bagi peserta yang mendaftar lebih awal. Total hadiah yang disiapkan mencapai sekitar Rp150 juta.
Sementara itu, Ketua Umum PB Ikasmantri, dr. Rahyussalim, menilai BOM Run sebagai bentuk kontribusi nyata para alumni dalam mendukung pembangunan dan promosi daerah.
Ia menyebutkan bahwa event ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus sarana memperkenalkan Kota Padang ke tingkat nasional bahkan internasional.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Padang melalui Asisten III Setda Kota Padang, Corry Saidan, yang mewakili Wakil Wali Kota Padang.
Ia menyampaikan bahwa Pemko menargetkan lebih dari 10.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk mengikuti kegiatan ini.
Menurutnya, BOM Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta memperkuat posisi Padang sebagai destinasi wisata unggulan.
“Event ini diharapkan menciptakan suasana baru dalam kalender kegiatan Kota Padang, sekaligus menjadi alternatif event berskala besar yang berdampak pada pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan kehadiran berbagai stan UMKM yang menampilkan kuliner dan produk khas Minangkabau, sejalan dengan visi Padang sebagai kota gastronomi yang mendorong perkembangan ekonomi kreatif lokal. (da*)


