Notification

×

Iklan

Dendam Lama Berujung Serangan Air Keras

Senin, 27 April 2026 | 11:37 WIB Last Updated 2026-04-27T04:37:00Z

Korban air keras. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tri Wibowo, pria yang menjadi korban serangan air keras di wilayah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis intensif. Ia mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 26 April 2026.

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, menyampaikan bahwa korban yang merupakan staf PC KEP (Kimia, Energi, dan Pertambangan) KSPSI Kabupaten Bekasi wafat akibat pendarahan setelah menjalani operasi cangkok kulit. Ia juga mengungkapkan rasa kehilangan mendalam atas kepergian korban yang dianggap sebagai bagian dari keluarga besar organisasi.

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini, termasuk mengungkap secara jelas latar belakang penyerangan tersebut.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, turut membenarkan kabar meninggalnya korban.

Peristiwa penyiraman air keras yang dialami Tri Wibowo (54) terjadi saat ia hendak melaksanakan salat subuh di kawasan Perumahan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, pada Senin dini hari, 30 Maret 2026.

Dalam penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan tiga orang tersangka berinisial PBU (29), MS (28), dan SR (23). Berdasarkan keterangan kepolisian, aksi tersebut dilatarbelakangi oleh dendam pribadi yang telah berlangsung cukup lama.

Menurut Sumarni, pelaku utama, PBU, menyimpan rasa sakit hati terhadap korban sejak beberapa tahun lalu. Saat itu, pelaku yang bekerja sebagai pengemudi ojek online merasa direndahkan oleh korban. Selain itu, konflik juga sempat terjadi ketika korban menutup tempat pembuangan sampah di depan rumah pelaku.

Ketegangan kembali memuncak pada 2025, ketika pelaku merasa tersinggung akibat tatapan korban saat keduanya melaksanakan salat berjamaah di mushala. Perasaan tersebut kemudian memicu aksi penyerangan yang berujung fatal.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update