Notification

×

Iklan

Bentol Gatal Disertai Sesak Napas Bisa Jadi Syok Anafilaktik

Selasa, 14 April 2026 | 04:34 WIB Last Updated 2026-04-13T21:34:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Munculnya bentol merah pada kulit yang disertai rasa gatal sering dianggap sebagai biduran biasa. Padahal, kondisi ini tidak boleh diabaikan, terutama jika terjadi bersamaan dengan sesak napas, karena bisa menjadi tanda reaksi alergi berat yang dikenal sebagai syok anafilaktik.

Reaksi ini dapat muncul secara tiba-tiba, misalnya setelah bangun tidur atau setelah mengonsumsi makanan tertentu. Banyak orang tidak menyadari bahwa gejala awal berupa bentol dan gatal bisa berkembang menjadi kondisi darurat yang berpotensi mengancam nyawa.

Influencer sekaligus praktisi kesehatan, Tirta Mandira Hudhi atau dr. Tirta, menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengenali zat asing sebagai ancaman berbahaya, sehingga memicu respons berlebihan dari tubuh.

“Ini memang bisa terjadi dan disebut syok anafilaktik. Di dalam tubuh manusia ada semacam ‘data pengenal’ terhadap berbagai zat. Tidak hanya dari makanan, tetapi juga komponen lain. Setiap sel seperti memiliki identitasnya masing-masing,” ujarnya, dikutip Senin (13/6/2026).

Ia menambahkan, jika tubuh tidak memiliki “data pengenal” terhadap suatu zat, maka sistem imun akan menganggapnya sebagai ancaman. Misalnya pada orang yang alergi seafood seperti kepiting, ketika zat tersebut masuk ke tubuh, sistem pertahanan akan langsung bereaksi seolah sedang diserang benda asing.

“Kalau tubuh tidak mengenali zat itu, misalnya alergi kepiting lalu mengonsumsinya, maka sistem imun akan bereaksi berlebihan karena menganggapnya sebagai ancaman,” jelasnya.

Reaksi tersebut dapat memicu gejala di seluruh tubuh, mulai dari munculnya bentol dan rasa gatal hebat, hingga kondisi yang lebih serius seperti kesulitan bernapas dan penurunan tekanan darah secara drastis.

“Biasanya muncul bentol di seluruh tubuh, gatal yang sangat kuat, dan pada kondisi berat bisa menyebabkan gangguan pernapasan sampai tekanan darah turun secara signifikan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi ini termasuk keadaan gawat darurat medis yang harus segera ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah risiko yang lebih fatal.

Beberapa pemicu umum syok anafilaktik antara lain sengatan serangga seperti lebah atau tawon, serta reaksi terhadap obat-obatan tertentu. Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap zat tertentu.

“Yang paling sering adalah sengatan tawon, kemudian obat-obatan. Ada orang yang memang tidak cocok dengan jenis obat tertentu, seperti aspirin atau ibuprofen,” katanya.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak meremehkan gejala bentol dan gatal yang disertai sesak napas. Jika kondisi tersebut muncul, segera mencari pertolongan medis agar tidak berujung pada risiko yang lebih berbahaya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update