Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Agam melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Yunilson, bersama Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis, melaksanakan rapat persiapan pencanangan Bulan Bakti Dasawisma serta Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang digelar di Objek Wisata Linggai, Tanjung Raya, pada Selasa (13/4).
Pertemuan tersebut bertujuan untuk mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan dua agenda penting yang menjadi bagian dari upaya peningkatan peran masyarakat dalam pembangunan nagari, khususnya melalui gerakan Dasawisma dan penguatan budaya gotong royong.
Dalam penyampaiannya, Yunilson menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, TP PKK, serta seluruh unsur masyarakat agar program tersebut dapat berjalan dengan sukses. Ia juga menyebutkan bahwa Dasawisma memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan Bulan Bakti Dasawisma dan BBGRM ini, diharapkan dapat kembali menghidupkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benniwarlis, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lapangan.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK dan Dasawisma untuk lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan pekarangan rumah, hingga meningkatkan kesehatan keluarga.
“Dasawisma merupakan ujung tombak dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Karena itu, momentum ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas rangkaian kegiatan selama Bulan Bakti, termasuk jadwal pencanangan yang direncanakan berlangsung pada Selasa (21/4), lokasi kegiatan, serta keterlibatan berbagai OPD terkait.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Agam semakin tumbuh dan menjadi budaya yang terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari.(da*)


