Dharmasraya, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 25 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di wilayah tersebut sudah mulai membangun fasilitas fisik berupa gedung atau gerai usaha untuk menunjang kegiatan operasional.
Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Dharmasraya, Pangki Gustavia, menjelaskan bahwa dari total 52 koperasi yang telah memiliki badan hukum, sebagian di antaranya kini sudah masuk tahap pembangunan.
“Dari 25 koperasi yang sudah mulai membangun, ada dua unit gedung yang progresnya sudah mencapai 100 persen. Sementara yang lain masih berada di kisaran 80 persen, 50 persen, hingga 30 persen,” ungkapnya di Pulau Punjung, Senin.
Ia menambahkan, saat ini terdapat empat koperasi tambahan yang telah terdaftar dalam sistem dan dinyatakan lolos verifikasi, sehingga dalam waktu dekat juga akan segera memulai pembangunan fisik.
Di sisi lain, masih ada 23 koperasi yang belum dapat memulai pembangunan karena terkendala masalah ketersediaan lahan.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas (satgas) di tingkat kabupaten hingga kecamatan guna mempercepat proses, terutama dalam membantu koordinasi penyediaan lahan.
“Satgas ini sudah dibentuk sejak awal untuk mempercepat pelaksanaan, khususnya dalam hal koordinasi terkait lahan,” jelasnya.
Pangki juga menyampaikan bahwa perencanaan anggaran serta pelaksanaan teknis pembangunan Koperasi Desa Merah Putih sepenuhnya menjadi tanggung jawab PT Agrinas.
Sementara pemerintah daerah berperan dalam fungsi koordinasi dan pengawasan di lapangan.
Secara umum, pembangunan gedung Kopdes membutuhkan lahan sekitar 20 x 30 meter yang akan digunakan untuk gerai usaha sekaligus gudang penyimpanan.
Ia menuturkan, proses pengajuan lahan dilakukan melalui sistem yang telah ditetapkan, kemudian akan diverifikasi oleh PT Agrinas sebelum pembangunan dapat dilanjutkan.
Sebelumnya, seluruh 52 Koperasi Desa Merah Putih di Dharmasraya telah resmi memiliki legalitas hukum di masing-masing nagari.(da*)


