Notification

×

Iklan

10 Desa di Aceh Tengah Terisolasi Usai Jembatan Hanyut

Jumat, 03 April 2026 | 00:44 WIB Last Updated 2026-04-02T17:44:00Z

Jembatan Kala Ili di Aceh Tengah putus akibat sungai meluap 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebanyak 10 desa yang tersebar di dua kecamatan kembali mengalami keterisolasian setelah jembatan darurat yang menjadi akses utama hanyut akibat luapan sungai. Peristiwa ini juga berdampak pada terhambatnya pembangunan hunian sementara di wilayah Kemukiman Jamat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah, Andalika, menjelaskan bahwa hujan lebat yang terjadi pada Selasa, 31 Maret, menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga merusak tiga jembatan darurat yang sebelumnya dibangun oleh TNI. Ketiga jembatan tersebut berada di Kala Ili, Kecamatan Linge, serta di Burlah dan Bergang yang berada di Kecamatan Ketol.

Akibat kerusakan tersebut, sejumlah kampung di kedua kecamatan kembali terputus aksesnya. Di Kecamatan Linge, wilayah yang terdampak meliputi Kampung Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kutenireje, dan Reje Payung. Sementara di Kecamatan Ketol, desa yang terdampak antara lain Burlah, Kekuyang, Bintang Pepara, Bergang, serta Karang Ampar.

Andalika menambahkan, putusnya jembatan di Kala Ili tidak hanya mengisolasi wilayah, tetapi juga memperlambat proses pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap komunal di Kemukiman Jamat. Hal ini disebabkan terganggunya distribusi material bangunan ke lokasi proyek.

Ia berharap akses transportasi dapat segera pulih agar aktivitas masyarakat dan pembangunan bisa kembali berjalan. Untuk itu, pihaknya mendorong percepatan pemasangan jembatan bailey di ketiga titik tersebut sebagai solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen direalisasikan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update