Jakarta, Rakyatterkini.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali muncul dalam sebuah video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, @b.netanyahu.
Dalam keterangan unggahan tersebut disebutkan bahwa Netanyahu sedang berada di Kota Arad. Pada video itu, ia terlihat menyampaikan sejumlah pernyataan penting.
Kota Arad yang terletak di kawasan pesisir Laut Mati dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat serangan rudal Iran pada akhir pekan lalu. Beberapa rudal disebut berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel hingga menghantam berbagai titik dan menyebabkan kerusakan luas.
Mengutip laporan The Jerusalem Post, Netanyahu dalam pernyataannya mengajak para pemimpin dunia untuk bersatu menghadapi Iran. Ia juga menegaskan bahwa rudal milik Iran memiliki jangkauan yang luas, bahkan dapat mencapai wilayah Eropa.
“Mereka menargetkan semua pihak,” ujar Netanyahu.
Unggahan video tersebut pun memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian di antaranya meragukan keaslian video dan menduga rekaman itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Beberapa komentar bahkan secara langsung menyebut video tersebut sebagai buatan AI. Keraguan publik ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, video Netanyahu terkait pernyataannya mengenai konflik dengan Iran juga sempat dipertanyakan keasliannya oleh netizen.
Dalam video terdahulu, warganet menyoroti sejumlah kejanggalan visual, salah satunya perubahan posisi manset kemeja di balik jas yang terlihat tidak wajar, sehingga memunculkan dugaan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi AI.(da*)


