Notification

×

Iklan

Polri Siap Amankan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 15:33 WIB Last Updated 2026-03-13T08:33:00Z

Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, saat konferensi pers kesiapan arus mudik Lebaran 2026

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan mudik Lebaran 2026 yang aman, tertib, dan cepat tanggap bagi seluruh masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Kepala Polri, Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, saat konferensi pers terkait kesiapan arus mudik dan pengamanan nasional di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Komjen Pol. Dedi Prasetyo menjelaskan, Polri menyiapkan 161.000 personel gabungan yang ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengantisipasi kemacetan, kecelakaan, dan potensi gangguan keamanan selama mudik hingga Idulfitri.

Selain itu, Polri menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 Pos Pengamanan, 779 Pos Pelayanan, dan 343 Pos Terpadu. Pos-pos ini tersebar di jalur utama mudik, rest area, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, kawasan wisata, dan tempat ibadah yang diprediksi padat aktivitas masyarakat.

“Polri juga meningkatkan layanan publik melalui fasilitas darurat 110 yang bisa diakses kapan saja selama perjalanan mudik,” ujar Dedi Prasetyo. Layanan 110 dirancang untuk memangkas birokrasi pelaporan dan mempercepat respons petugas di lapangan.

Dalam keadaan darurat—seperti kecelakaan, gangguan keamanan, atau kendala kendaraan—masyarakat dapat langsung terhubung dengan Command Center Polda atau Polres terdekat. “Saat laporan masuk, sistem secara otomatis melacak lokasi pelapor dan mengarahkan petugas posko terdekat untuk bergerak dalam hitungan menit,” tambahnya.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi Polri menuju pelayanan yang lebih presisi, cepat, dan responsif, khususnya di masa mobilitas tinggi seperti mudik Lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menambahkan, keberhasilan mudik nasional bergantung pada integrasi layanan publik antar kementerian dan lembaga. Pemerintah menyiapkan 386 posko komunikasi serta sekitar 2.700 pos layanan kesehatan untuk memastikan bantuan cepat bagi masyarakat yang menghadapi kendala selama perjalanan.

Sinergi antara kesiapan pengamanan Polri, digitalisasi layanan 110, dan integrasi lintas sektor menandai era baru manajemen mudik nasional yang responsif. Sistem ini memungkinkan kendala pemudik terdeteksi lebih cepat, diproses real-time, dan ditindaklanjuti secara efektif oleh petugas di lapangan.

Dengan pendekatan ini, Polri berharap masyarakat dapat menjalani mudik Lebaran dengan aman, nyaman, dan tenang, sambil merasakan kehadiran negara yang sigap melindungi setiap perjalanan menuju kampung halaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update