Notification

×

Iklan

Pemkab Tanah Datar Siapkan Shalat Id di Lapangan Cindua Mato

Jumat, 13 Maret 2026 | 19:33 WIB Last Updated 2026-03-13T12:36:36Z

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, saat memimpin rapat persiapan Shalat Idul Fitri

Batusangkar, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memastikan tetap memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar. Kegiatan tersebut tetap dipersiapkan meskipun terdapat potensi perbedaan penetapan 1 Syawal.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Tanah Datar yang juga Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, saat memimpin rapat persiapan Shalat Idul Fitri pada Kamis malam (12/3/2026) di Gedung Indo Jolito Batusangkar.

Dalam rapat itu, Ahmad Fadly berharap perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung secara serentak sehingga seluruh umat Islam dapat merayakannya bersama. Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan dan persatuan apabila terjadi perbedaan penetapan hari raya.

Ia menjelaskan, berdasarkan perhitungan hisab, Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun, jika menggunakan metode rukyat, masyarakat masih menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat.

Ahmad Fadly juga menyampaikan bahwa sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah menyatakan kesiapan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Di antaranya Dinas Perhubungan yang akan mengatur rekayasa lalu lintas dan area parkir, Satpol PP Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Peternakan, Bagian Umum Setda, serta petugas PHBI dan relawan dari jamaah masjid dan musala di sekitar Kota Batusangkar.

Selain itu, PHBI turut melibatkan pengurus masjid dan musala di wilayah sekitar sebagai bagian dari persiapan. Apabila terjadi hujan pada hari pelaksanaan, Shalat Idul Fitri akan dialihkan ke masjid-masjid yang telah ditentukan sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Tanah Datar, Afrizon, yang memoderatori rapat tersebut menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dua skenario pelaksanaan shalat jika terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal.

Ia mengatakan, apabila Idul Fitri jatuh pada Jumat berdasarkan hisab, khatib yang dijadwalkan adalah Prof. Dr. Ismail Novel, M.Ag dengan imam Darussalam, S.Pd.I. Sedangkan jika penetapan berdasarkan rukyat jatuh pada Sabtu, khatibnya adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar dengan imam Dodi Hendra, S.Pd.I., M.A.

Di kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar yang diwakili oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Abu Hanifah, menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 H oleh pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026.

Menurutnya, kemungkinan perbedaan penetapan masih terbuka karena berdasarkan perhitungan hisab posisi hilal diperkirakan berada pada ketinggian sekitar 1 hingga 3 derajat.

Abu Hanifah berharap melalui PHBI pemerintah daerah dapat terus mempersiapkan dua kemungkinan pelaksanaan Shalat Idul Fitri, yakni pada Jumat maupun Sabtu.

Rapat persiapan tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala OPD terkait, Camat Lima Kaum, Wali Nagari Baringin, pengurus PHBI, serta pengurus masjid dan musala di sekitar Kota Batusangkar. (Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update