Notification

×

Iklan

Harga Pertalite Tetap Stabil Meski Selat Hormuz Ditutup

Rabu, 04 Maret 2026 | 00:35 WIB Last Updated 2026-03-03T17:35:00Z

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, khususnya pertalite, akan tetap stabil meski Selat Hormuz ditutup, jalur penting bagi tanker minyak global.

Bahlil menyampaikan, hingga saat ini pemerintah belum membahas perubahan harga BBM subsidi. Ia meminta masyarakat tetap tenang, terutama menjelang bulan Ramadan dan Lebaran.

“Sampai dengan rapat terakhir, belum ada perubahan harga. Jadi masyarakat bisa menjalani puasa dan hari raya dengan tenang, insya Allah harga BBM tetap aman,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, pemerintah akan menanggung selisih harga minyak mentah dunia untuk BBM subsidi seperti pertalite dan solar. Dengan begitu, harga pertalite akan tetap Rp10.000 per liter, sedangkan solar Rp6.800 per liter.

“Untuk BBM yang disubsidi, seperti pertalite, harganya tidak akan naik sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah,” jelasnya.

Meski konflik AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia, pemerintah memastikan harga BBM subsidi di dalam negeri tetap stabil untuk saat ini.

Bahlil menambahkan, penutupan Selat Hormuz berdampak pada distribusi minyak global, sehingga memicu lonjakan harga minyak mentah. Mekanisme harga BBM subsidi tetap mengikuti dinamika pasar global, namun pemerintah akan menjaga stabilitas harga bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update