Notification

×

Iklan

2.500–3.000 Jamaah Sumbar Tertahan di Arab Saudi

Rabu, 04 Maret 2026 | 01:02 WIB Last Updated 2026-03-03T18:02:00Z

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenhaj Sumbar M. Rifki 

Padang, Rakyatterkini.com– Sekitar 2.500 hingga 3.000 jamaah umrah asal Sumatera Barat saat ini masih tertahan di Arab Saudi akibat meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumbar, M. Rifki, menyampaikan bahwa rata-rata setiap pekan sekitar 1.000 jamaah diberangkatkan dari Sumbar ke Tanah Suci.

“Kami memperkirakan jumlah jamaah umrah dari Sumatera Barat mencapai sekitar 2.500 orang. Namun bisa lebih karena ada jamaah musiman yang sudah berada di Arab Saudi sebelumnya,” kata Rifki di Kota Padang, Senin.

Ia menambahkan, total jamaah asal Sumbar yang masih berada di Arab Saudi diperkirakan antara 2.500 hingga 3.000 orang, menunggu kepastian jadwal kepulangan.

Menurut data Kemenhaj RI, sekitar 58 ribu jamaah umrah Indonesia masih berada di Makkah dan Madinah karena situasi keamanan yang belum stabil. Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta negara-negara lain di Timur Tengah, turut memengaruhi jadwal keberangkatan dan kepulangan jamaah.

Menanggapi kondisi ini, Kemenhaj Sumbar meminta seluruh biro perjalanan menunda keberangkatan calon jamaah mulai Senin (2/3/2026).

“Mulai hari ini, tidak ada lagi penerbangan jamaah umrah menuju Tanah Suci, mengingat eskalasi politik dan situasi keamanan di kawasan,” jelas Rifki.

Kemenhaj RI juga mengimbau calon jamaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan hingga situasi dinilai aman.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah demi keselamatan warga negara Indonesia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update