Notification

×

Iklan

Harga BBM Bersubsidi Aman hingga Lebaran

Kamis, 05 Maret 2026 | 00:17 WIB Last Updated 2026-03-04T19:47:02Z

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa harga BBM bersubsidi akan tetap stabil hingga Hari Raya Idulfitri 1447 H, meski gejolak di Timur Tengah mendorong harga minyak dunia naik.

Bahlil menjelaskan, dalam asumsi APBN, harga minyak dunia dipatok pada 70 dolar AS per barel. Saat ini, harga minyak sudah melambung ke kisaran 80–81 dolar AS per barel, melebihi target yang ditetapkan. Selisih harga ini akan ditanggung oleh APBN agar harga jual BBM bersubsidi di pasar tetap sama.

“Untuk BBM bersubsidi, saya pastikan tidak ada kenaikan hingga Lebaran. Kami telah mengadakan rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan memastikan stok BBM menjelang Hari Raya sudah cukup,” ujar Bahlil di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Sementara itu, harga BBM nonsubsidi akan menyesuaikan dengan pergerakan harga minyak dunia. Kenaikan atau penurunan harga minyak mentah global akan memengaruhi harga BBM nonsubsidi di pasar.

“Meski konflik antara Israel, Amerika, dan Iran bisa memicu kenaikan harga minyak, harga BBM nonsubsidi tetap mengikuti mekanisme pasar,” tambahnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa ketersediaan stok BBM dan LPG menjelang Lebaran sudah terjamin, dengan kapasitas yang cukup hingga sekitar 21 hari ke depan. Ia mengakui, konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran berdampak pada harga dan pasokan energi, namun kapasitas penyimpanan BBM nasional memang terbatas antara 21–25 hari.

“Sejak lama, daya tampung BBM kita memang maksimal 21–25 hari. Ini kapasitas yang tersedia,” tutup Bahlil.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update