Notification

×

Iklan

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026 Digelar di Agam

Jumat, 13 Maret 2026 | 03:14 WIB Last Updated 2026-03-12T21:38:58Z

Wabup Agam Dampingi Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026

Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, bersama Kapolres Agam, AKBP Muari, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026 di halaman Mapolres Agam, Kamis (12/3). 

Kegiatan ini digelar sebagai persiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Apel diawali dengan pemasangan pita operasi kepada perwakilan personel lapangan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Pemasangan pita ini menandai resmi dimulainya Operasi Ketupat Singgalang 2026 yang melibatkan berbagai pihak lintas sektoral.

Dalam amanatnya, AKBP Muari menjelaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan pengecekan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana yang akan digunakan selama operasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol komitmen dan sinergi antarinstansi untuk menyukseskan pengamanan Idul Fitri.

Ia menambahkan, kondisi global saat ini, termasuk konflik antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran, berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia. Dampaknya bisa muncul dalam bentuk pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga sejumlah komoditas, menurunnya daya beli masyarakat, hingga inflasi yang memaksa pengetatan kebijakan fiskal, yang semuanya dapat mengguncang ekonomi nasional.

Meski demikian, perayaan Idul Fitri tetap menjadi momentum penting, terutama tradisi mudik yang mampu mendorong perputaran uang dan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. “Oleh karena itu, kita harus memastikan seluruh perjalanan masyarakat selama mudik dan arus balik berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Untuk menjamin kelancaran tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait akan melaksanakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13–25 Maret 2026. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni 14–15 Maret dan 18–19 Maret, sedangkan arus balik diprediksi puncaknya pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

AKBP Muari menekankan bahwa keberhasilan operasi ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh pihak yang terlibat.

Ia mengajak personel untuk terus meningkatkan solidaritas, koordinasi, dan sinergi demi terciptanya mudik yang aman dan nyaman. “Dengan kerja sama yang baik, kita berharap masyarakat dapat menikmati Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, memberikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan seluruh instansi yang telah bersinergi mempersiapkan pengamanan Lebaran. Pemerintah Kabupaten Agam menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026, agar keamanan, ketertiban, dan kelancaran mobilitas masyarakat selama mudik dan arus balik terjamin.

“Kami berharap seluruh personel melaksanakan tugas dengan tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan Idul Fitri,” tambahnya.

Apel gelar pasukan ini juga dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Agam, pimpinan OPD, serta perwakilan instansi terkait yang ikut terlibat dalam Operasi Ketupat Singgalang 2026.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update