Padang, Rakyatterkini.com — Menjelang laga kandang pertama pada putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026, peran suporter kembali menjadi perhatian utama bagi Semen Padang FC. Dukungan langsung dari tribun dinilai dapat memberi dampak signifikan terhadap performa tim di lapangan.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menekankan bahwa kehadiran dan semangat publik Padang berpotensi menjadi pembeda saat Kabau Sirah menjamu Persita Tangerang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (8/2/2026). Ia mengajak seluruh pendukung untuk memadati stadion dan menciptakan atmosfer yang membangkitkan mental bertanding pemain.
Menurut Braditi, suasana stadion yang bergemuruh mampu meningkatkan motivasi sekaligus rasa percaya diri tim dalam menghadapi laga krusial. Ia optimistis, dukungan penuh dari tribun akan mendorong pemain tampil maksimal demi meraih hasil terbaik.
Keyakinan tersebut turut diperkuat oleh langkah manajemen yang melakukan penyegaran komposisi pemain. Perombakan skuad diyakini membawa energi baru serta menambah daya saing Semen Padang FC dalam mengarungi paruh kedua kompetisi. Dengan kekuatan yang diperbarui, Braditi percaya tim akan berjuang habis-habisan untuk mengamankan tiga poin di kandang.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran penonton bukan sekadar pelengkap pertandingan, melainkan bagian penting dari strategi meraih kemenangan. Dukungan dari tribun, kata dia, dapat menular langsung ke lapangan dan memengaruhi mental lawan. Harapannya, Stadion Haji Agus Salim kembali menjadi tempat yang memberi tekanan bagi setiap tim tamu.
Laga Semen Padang FC kontra Persita Tangerang diperkirakan berlangsung sengit. Sejak 2014, kedua tim telah bertemu sebanyak sembilan kali dengan catatan yang relatif seimbang. Masing-masing mengoleksi empat kemenangan, sementara satu laga berakhir imbang. Dari sisi produktivitas, Semen Padang FC mencetak 11 gol, sedangkan Persita mengoleksi sembilan gol.
Keunggulan kandang menjadi modal tersendiri bagi Kabau Sirah. Dari empat pertemuan menjamu Persita di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang FC mampu meraih tiga kemenangan. Persita hanya sekali pulang dengan kemenangan, sebuah catatan yang menguatkan peran faktor kandang sebagai senjata penting.
Namun demikian, Persita Tangerang tetap datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memenangkan pertemuan terakhir pada 4 Oktober 2025 dengan skor 1-0. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa status tuan rumah tidak serta-merta menjamin kemenangan.
Dari sisi performa terkini, Semen Padang FC masih berusaha bangkit dari tren kurang menguntungkan. Dalam lima pertandingan terakhir, Kabau Sirah belum meraih kemenangan, dengan dua hasil imbang dan tiga kekalahan. Rata-rata gol yang dicetak berada di angka 1,2 per laga, sementara kebobolan mencapai 2,4 gol.
Sebaliknya, Persita Tangerang tampil lebih konsisten dengan torehan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir. Produktivitas gol mereka mencapai rata-rata 1,4 per pertandingan, dengan catatan kebobolan 0,8 gol.
Bagi Semen Padang FC, pertandingan ini menjadi momentum penting untuk mengakhiri puasa kemenangan sekaligus membuka putaran kedua dengan hasil positif. Sokongan penuh dari publik Padang diharapkan menjadi pemicu kebangkitan Kabau Sirah.
Sementara itu, Persita Tangerang datang dengan ambisi menjaga konsistensi guna mempertahankan posisi di papan klasemen BRI Super League 2025/2026. Rekam jejak pertemuan yang berimbang, ditambah perbedaan tren performa kedua tim, membuat laga ini diprediksi berjalan terbuka namun tetap penuh kehati-hatian.(da*)


