Tanjung Raya, Rakyatterkini.com– Bupati Agam, Benni Warlis, dan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menunaikan salat subuh berjemaah di Masjid Syekh Amrullah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Sabtu (21/2).
Kehadiran keduanya tidak hanya sebagai bentuk ibadah di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi sumber semangat bagi warga Sungai Batang yang tengah berjuang bangkit pascabencana beberapa bulan lalu. Kehadiran para pemimpin ini menjadi penyemangat sekaligus penyejuk hati masyarakat setempat.
Sehari sebelumnya, Bupati dan Gubernur telah memulai rangkaian Safari Ramadan di berbagai lokasi, mulai dari Masjid Taqwa Muhammadiyah Salareh Aia Timur, itikaf di Masjid Al Wusta Pulai Lubuk Basung, hingga grebek sahur di Subarang Tangah Lubuk Basung pada Jumat (20/2). Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat.
Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa fokus Ramadan tahun ini adalah mengunjungi wilayah terdampak bencana. Menurutnya, pemulihan pascabencana harus menjadi perhatian utama semua pihak.
“Ramadan tahun ini kita fokus pada wilayah terdampak bencana. Hal ini penting agar program pemulihan pascabencana dapat terencana dengan baik,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan bahwa sejumlah OPD juga ikut dalam kunjungan ini untuk melihat langsung kondisi lapangan dan merumuskan program yang tepat sasaran. “Pagi ini kami akan mengadakan rapat khusus bersama Pemkab Agam untuk menyinkronkan program provinsi dan kabupaten, khususnya terkait pemulihan pascabencana,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Benni Warlis mengapresiasi perhatian Gubernur Sumbar yang sejak sehari sebelumnya berada di Kabupaten Agam.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah mengunjungi warga kami. Mulai dari Safari Ramadan, itikaf, grebek sahur, hingga salat subuh berjemaah di Masjid Syekh Amrullah pagi ini,” ungkapnya.
Benni menilai kehadiran Gubernur di Sungai Batang menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah provinsi terhadap masyarakat yang tengah berupaya bangkit. “Semoga kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi kita semua untuk pulih dan menata kembali kehidupan pascabencana,” harapnya.
Ramadan kali ini bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga wujud kebersamaan, empati, dan komitmen untuk membangun harapan di tanah yang sempat terdampak bencana.
Di kesempatan tersebut, Gubernur Mahyeldi menyalurkan bantuan berupa Rp25 juta dan 20 Al-Qur’an untuk Masjid Syekh Amrullah, ditambah Rp5 juta dari MKKS SMA Agam.(da*)


