Padang, Rakyatterkini.com – PT Semen Padang perkuat dukungan untuk pemulihan pascabencana di Sumatera Barat melalui penyaluran bantuan material pembangunan hunian tetap (huntap).
Perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara ini menyerahkan 200 zak semen serta 8.000 pcs Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk mempercepat pembangunan 10 unit huntap korban banjir bandang Batu Busuk, yang digagas KADIN Sumbar.
Penyerahan bantuan berlangsung di lokasi pembangunan huntap, Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Rabu (18/2/2026). Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada M. David Maisa, Anggota Komite Tetap (Komtab) KADIN Sumbar.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat PT Semen Padang, termasuk Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris dan Kepala Unit CSR Hernes, serta Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand, tokoh masyarakat, dan perwakilan penerima manfaat huntap.
Win Bernadino menekankan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak banjir bandang akhir Desember 2025. “Sejak bencana terjadi, kami langsung bergerak dengan menyalurkan logistik, menurunkan alat berat, dan mengerahkan relawan. Kami juga mendirikan Posko Semen Padang Peduli di beberapa titik terdampak, termasuk Kecamatan Pauh,” ujarnya.
Kini, fase tanggap darurat telah bergeser ke tahap pemulihan. Menurut Win, pembangunan huntap menjadi prioritas agar masyarakat terdampak memiliki hunian yang aman dan layak. “Itulah sebabnya kami berkolaborasi dalam proyek pembangunan 10 huntap oleh KADIN Sumbar,” tambahnya.
Win berharap bantuan semen dan Sepablock dapat mempercepat proses pembangunan sehingga target selesai sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tercapai. “Hunian permanen ini bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga simbol kebangkitan semangat masyarakat pascabencana,” katanya.
M. David Maisa menuturkan, 200 zak semen akan digunakan untuk pondasi, sedangkan 8.000 pcs Sepablock mempercepat pembangunan dinding. Produk inovatif ini memiliki keunggulan dari segi kekuatan, efisiensi waktu, dan pemasangan presisi berkat desain interlocking seperti lego. “Sepablock tahan guncangan, cocok untuk wilayah rawan gempa, dan lebih ramah lingkungan karena hemat penggunaan mortar,” jelasnya.
Dengan dukungan material dari PT Semen Padang, KADIN Sumbar optimistis 10 unit huntap akan rampung tepat waktu. “Kami yakin semua huntap selesai sebelum Lebaran karena dinding dibangun menggunakan Sepablock,” kata David.
Sementara itu, Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand menyampaikan apresiasi atas sinergi antara dunia usaha dan organisasi pengusaha. Ia menegaskan bantuan ini sangat berarti bagi warga Batu Busuk yang terdampak. “Jika target selesai sebelum Lebaran tercapai, Idulfitri tahun ini akan lebih bermakna bagi para korban, bukan lagi di pengungsian, tetapi di hunian permanen yang layak,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini menunjukkan bukan hanya tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Sumatera Barat.(da*)


