Kuansing, Rakyatterkini.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Seroja di Desa Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing, Riau, terus menunjukkan peran pentingnya dalam menggerakkan perekonomian desa.
Sejak didirikan tujuh tahun lalu, BUMDes Seroja telah mengembangkan berbagai unit usaha, antara lain perkreditan barang, internet desa, saprodi, simpan-pinjam, pasar desa, usaha furniture, dan sarana produksi. Pemanfaatan potensi lokal ini membuat BUMDes mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat.
Direktur BUMDes Seroja, Ferianto Purnomo, menyampaikan bahwa pada periode Januari–Desember 2025, BUMDes meraih laba bersih sebesar Rp462 juta. Dari jumlah tersebut, Rp92 juta dialokasikan untuk Pendapatan Asli Desa (PADes), sementara sisanya digunakan untuk kegiatan doorprize dan berbagai program sosial.
“Keuntungan ini kami gunakan untuk mendukung kegiatan sosial, seperti bantuan anak yatim, operasional ambulans, bantuan lansia, sunatan gratis, peringatan hari besar, serta berbagai program kemasyarakatan lainnya,” jelas Feri usai menghadiri acara MPTB, Kamis (5/2/2026).
Ia menambahkan bahwa pertumbuhan laba dibandingkan tahun sebelumnya terjadi karena unit usaha saprodi dan perkreditan barang mengalami perkembangan signifikan. “Sebagian laba juga digunakan untuk pengembangan usaha, cadangan modal, bonus pengelola, dan pembangunan kantor baru,” tambah Feri.
Feri menegaskan, keberhasilan BUMDes Seroja merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa. “Kami ingin BUMDes ini terus menjadi penggerak ekonomi desa,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Kepala Desa Marsawa, Trandianto, mengapresiasi capaian BUMDes. Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan kemandirian desa sekaligus memperkuat roda perekonomian lokal. “Alhamdulillah, BUMDes Seroja tidak hanya menyumbang PADes, tapi juga menjadi penggerak utama ekonomi desa Marsawa,” kata Trandianto.(hend).


