Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi Siklon Senyar dengan menyalurkan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah warga terdampak di tiga provinsi, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Secara nasional, 121.694 unit rumah dengan kerusakan ringan hingga sedang telah menerima bantuan. Hingga Februari 2026, total dana yang digelontorkan untuk pemulihan pascabencana mencapai sekitar Rp4,7 triliun.
Penyaluran bantuan dilakukan secara luring dan daring dari masing-masing provinsi terdampak. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengikuti proses distribusi secara virtual dari Hall IKK Parit Malintang.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan masyarakat. Upaya ini mencakup perbaikan hunian, pemulihan ekonomi, rehabilitasi fasilitas umum, dan perbaikan infrastruktur pendukung.
Menurut Pratikno, percepatan pemulihan diharapkan dapat mengembalikan aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat bencana.
Di Kabupaten Padang Pariaman, BNPB mengalokasikan sekitar Rp5 miliar untuk memperbaiki 310 unit rumah yang rusak ringan dan sedang. Selain itu, pemerintah pusat juga menyiapkan Rp65 miliar untuk rehabilitasi 11 titik infrastruktur vital, termasuk jalan, jembatan, dan jaringan irigasi.
Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa percepatan pendataan dan validasi korban merupakan hasil sinergi pemerintah daerah dengan BNPB dan instansi terkait. Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai peruntukan, sehingga warga dapat segera menempati rumah yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB, Andi Eviana, menjelaskan bahwa dana bantuan telah ditransfer melalui mekanisme perbankan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas. Penyaluran bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang menyiapkan buku tabungan bagi para penerima manfaat.
BNPB berharap proses penyaluran berjalan lancar, sehingga pembangunan kembali rumah warga terdampak dapat segera dimulai, sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.(suger)


